Pj Kades Lembah Alas Diduga Markup Harga Pengadaan Baju Karang Taruna, Aktivis Desak Polisi Usut

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 19:29 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, WASPADA INDONESIA —Pengadaan baju untuk Karang Taruna di Desa Lembah Alas, Kecamatan Deleng Pokhisen, Kabupaten Aceh Tenggara, disorot publik. Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 itu diduga mengalami markup harga. Informasi dugaan ini mulai ramai diperbincangkan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 150 baju Karang Taruna dibelanjakan dengan total anggaran mencapai Rp40 juta. Namun, kualitas dan harga baju yang diterima oleh pemuda-pemudi Karang Taruna dinilai tidak sebanding dengan nilai anggaran tersebut.

Salah satu aktivis sosial Aceh Tenggara, Adrian Pelis, angkat bicara menanggapi dugaan tersebut. Ia menilai pengadaan baju tersebut perlu diselidiki lebih lanjut oleh aparat penegak hukum, mengingat pengadaan barang dari uang negara wajib dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Data PKH Aceh Tenggara Diduga Ngawur, Kadis Sosial Tuli dan Abaikan Suara Rakyat Miskin! LSM Tipikor Desak Bupati Tegur Keras dan Bentuk Tim Verifikasi Khusus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menduga ada markup harga dalam pengadaan baju Karang Taruna ini. Dari hasil peninjauan langsung terhadap barang yang telah dibagikan, baik dari segi kualitas maupun taksiran harga, tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan,” kata Adrian kepada Waspada Indonesia, Jumat (11/7/2025).

Adrian meminta aparat kepolisian, khususnya Unit Tipidkor Polres Aceh Tenggara, agar segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan tersebut.

“Ini menyangkut kredibilitas pengelolaan Dana Desa. Jangan sampai ada pembiaran terhadap praktik-praktik penggelembungan harga yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Berbicara di Seminar ICMI & DMI Prof.Abdullah Puteh Sebut Lima Langkah Strategis Memajukan Aceh Tengah

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Lembah Alas, Arifin, saat dikonfirmasi wartawan mengaku bahwa pengadaan baju Karang Taruna memang telah direalisasikan kepada para pemuda-pemudi desa.

“Baju itu kami berikan secukupnya untuk keperluan Karang Taruna di Desa Lembah Alas,” ujarnya singkat.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai jumlah pasti baju yang dibagikan dan rinciannya, Arifin enggan menjawab secara detail. “Yang jelas, untuk kebutuhan pemuda sudah saya penuhi semua dan sejauh ini tidak ada yang komplain,” katanya.

Laporan: Salihan Beruh
Editor: Redaksi Waspada Indonesia

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:53 WIB

Partai Cinta Negeri Usung Pendiri Sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri S.Pd.I., M.A., sebagai Capres RI 2029

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:17 WIB

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXlll/2025, Teguhkan Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Penyeimbang Kekuasaan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:14 WIB

DPP AKPERSI: Sobang Terancam Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:04 WIB

RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB