Birokrasi Kian Ruwet di Ogan Ilir: Rakyat Miskin Dipaksa “Ngadap Raja” Demi Sekedar Bantuan Mendesak

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 22:10 WIB

50689 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Ilir – Di tengah gembar-gembor narasi “pemerintahan peduli rakyat miskin”, kenyataan di lapangan justru menunjukkan betapa birokrasi di daerah ini semakin jauh dari kata manusiawi. Warga yang membutuhkan bantuan mendesak dari sebuah instansi berbasis keagamaan, yang selama ini mengaku sebagai lembaga peduli kaum dhuafa, justru dipersulit dengan syarat yang tak masuk akal: proposal hanya bisa diterima jika sudah “diparat” atau disahkan oleh Bupati terlebih dahulu.

Lebih ironis lagi, alasan yang diberikan instansi tersebut sungguh memalukan untuk didengar oleh publik. Mereka mengaku takut dimarahi Bupati bila menerima proposal dari rakyat tanpa persetujuan sang kepala daerah. Akibatnya, rakyat jelata yang sedang terdesak justru dipaksa melalui jalur berliku yang bahkan untuk menemui RT saja mereka sering merasa takut, apalagi harus menghadap Bupati bak menghadap “raja” di era kerajaan.

Baca Juga :  Terima Piagam Penghargaan, Kasatreskrim Polresta Pati Terbaik "Brantas Korupsi "

Wajar jika ribuan warga Ogan Ilir akhirnya sulit mendapatkan bantuan. Sebab mekanisme yang dipaksakan ini bukan hanya tidak logis, tapi juga tidak manusiawi. Menghadap Bupati bukan perkara sederhana: waktu habis, biaya terkuras, mondar-mandir tak jelas hasil, dan peluang bertemu pun kecil. Bahkan orang yang punya nama, jabatan, atau pangkat pun belum tentu bisa langsung bertemu. Apalagi rakyat biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika begini model birokrasi di NKRI, jangan pernah mimpi rakyat bisa sejahtera. Bukan karena mereka malas atau tidak berusaha, tetapi karena sistemnya memang dibuat berbelit hingga rakyat kecil selalu jadi korban ketidakadilan. Selalu kalah sebelum berperang. Selalu ditutup pintu sebelum mengetuk.

Baca Juga :  Ketua LSM Penjara Rohul Yakin Polres Rohul Segera Tangkap Pemilik Dua Lokasi Penimbunan BBM Ilegal

Ironisnya, rakyat yang hari ini dipersulit, nanti akan kembali “dicari” dan “diiming-imingi” saat musim pemilu tiba. Siklus yang memuakkan, tapi terus saja berulang.

Sudah saatnya pemerintah daerah, khususnya Ogan Ilir, mengakhiri pola birokrasi feodal yang menjadikan pemimpin bak raja dan rakyat sebagai pengemis. Bantuan mendesak adalah hak warga negara, bukan hadiah dari penguasa. Dan setiap instansi pelayanan publik wajib melayani, bukan menakut-nakuti.

Jika birokrasi dibiarkan semakin gila, maka kesejahteraan rakyat akan terus tinggal sebagai mimpi. Dan NKRI hanya akan berjalan di tempat, menunggu keberanian rakyat untuk berkata: cukup sudah. Tim pewarta

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya, Tobias Ginanjar Serap Aspirasi Warga Cipadang Manah
Jalan Irigasi Diduga Beralih Fungsi Menjadi Akses Parkir, Warga Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
SDN Cijambu Memprihatinkan, Atap Bocor dan Bangunan Mulai Mengkhawatirkan
Prof. Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Sengketa Pers, Ada Mekanisme Dorong Pengadu dan Teradu Adu Bukti, Bila Perlu Dipertemukan Dewan Pers!!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB