Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:07 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | ACEH – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan bahwa operasional layanan perbankan di seluruh wilayah Aceh yang terdampak bencana kini telah pulih sepenuhnya. Hingga hari ini, Selasa (30/12), 100% kantor cabang BSI di Regional Office (RO) Aceh telah beroperasi normal untuk melayani kebutuhan transaksi masyarakat.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan bahwa pemulihan ini merupakan wujud komitmen perseroan untuk bergerak cepat dalam menstabilkan ekonomi masyarakat pascabencana, khususnya di wilayah-wilayah yang sebelumnya terdampak cukup parah.

“Alhamdulillah, sebelum akhir tahun seluruh kantor cabang BSI yang mencapI 145 telah beroperasi 100 persen. Hal ini menyusul beroperasinya kembali KCP Kejuruan Muda pada 23 Desember lalu, yang menjadikan seluruh cabang di Area Lhokseumawe kini beroperasi penuh. Artinya, seluruh Kabupaten/Kota di Aceh yang terdampak bencana sudah tercover layanan BSI sepenuhnya,” ujar Anggoro. BSI, kata dia, berupaya melayani sepenuh hati terutama untuk masyarakat yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data operasional per 30 Desember 2025, kesiapan jaringan kantor BSI di Aceh meliputi Area Banda Aceh 50 cabang, Area Lhokseumawe 59 cabang, dan Area Meulaboh 36 cabang sudah 100% beroperasi.

Dari sisi layanan, tingkat ketersediaan (availability) ATM mencapai 84% dengan 766 unit mesin yang beroperasi normal. Di Region Medan juga mencatatkan 100% cabang beroperasi dan tingkat availability ATM mencapai 95%.

Selain pemulihan fisik kantor cabang, BSI juga mengoptimalkan channel layanan lainnya. Sebanyak 18.890 BSI Agen atau 98,15% dari total agen di Aceh telah aktif (live) melayani masyarakat hingga ke pelosok, dengan sebaran terbesar di Area Lhokseumawe sebanyak 9.635 agen.

Untuk memperkuat layanan di titik krusial, BSI mengerahkan 4 unit Mobil Kas Keliling (MKK) yang ditempatkan di KC Kuala Simpang. Perseroan juga mempercepat relokasi ATM/CRM Sementara Tahap II.

Baca Juga :  Nasir Djamil Desak Pemerintah Usut Kelangkaan Semen di Aceh Pasca Bencana

“Tercatat 15 unit ATM relokasi telah berhasil diaktivasi dan melayani nasabah, sementara 8 unit lainnya sedang dalam proses pemasangan. Fokus relokasi ini kami arahkan ke wilayah Aceh Tamiang, Langsa, dan Kuala Simpang untuk memudahkan akses uang tunai bagi warga,” tambah Anggoro.

Guna memastikan kestabilan sistem, BSI telah melakukan deployment perangkat IT secara masif. Hingga 28 Desember malam, 88 unit PC baru telah berfungsi normal di 13 outlet, menggantikan perangkat yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.

BSI juga membentuk Tim Task Force melalui detasering pegawai dari Region Medan, Jakarta 1, dan Jakarta 2 untuk membackup operasional di wilayah Langsa dan Aceh Tamiang, memastikan pelayanan tetap prima di tengah tingginya kebutuhan transaksi pascabencana.

Untuk memastikan efektivitas penanganan, Direktur Utama BSI melakukan pemeriksaan ke seluruh cabang wilayah terkena dampak untuk memastikan kesiapan dan bantuan melintasi rute Aceh Tamiang hingga Takengon. Selain itu, COO Danantara juga turut meninjau langsung posko bantuan BSI program BUMN Peduli di Kuala Simpang. Kunjungan ini juga merupakan support kepada pegawai di wilayah terdampak bencana.

Selain pemulihan layanan, BSI melalui program BUMN Peduli bersama Danantara terus menyalurkan bantuan kemanusiaan yang dipusatkan di Aceh Tamiang (KC Kuala Simpang) serta lokasi pendukung di Gampong Meudang Ara, Dusun Metro Jaya, dan Landu.

Selama periode 28 Desember 2025 – 1 Januari 2026, bantuan yang disalurkan meliputi dua dapur umum (6.000 porsi per hari), posko kesehatan (1.000 pasien), layanan psikososial, zona anak, penyediaan air bersih, serta dukungan untuk pembangunan ±90 unit hunian sementara (Huntara).

Baca Juga :  Rakit Terbalik di Pameu: Momentum Tanggap Darurat untuk Benahi Pembangunan Aceh Pasca-Banjir, Desak Isa Alima

“Total nilai bantuan BSI Tanggap Bencana yang telah disalurkan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai volume 125,8 ton. Kami berharap layanan yang telah pulih 100 persen ini, bersinergi dengan bantuan kemanusiaan yang terus mengalir, dapat mempercepat bangkitnya saudara-saudara kita di Aceh,” ungkap Anggoro.

*Kunjungan dan Bantuan ke Pesantren Darul Mukhlisin*

Dalam kesempatan ini, Bank Syariah Indonesia juga memperkuat peran pesantren sebagai lembaga dakwah dan pembinaan masyarakat. Melalui dukungan bantuan operasional untuk Pesantren Darul Mukhlisin berupa Al-Quran dan peralatan sholat. Selain itu juga BSI memberikan bantuan renovasi pesantren senilai Rp100 juta rupiah.

Komitmen ini menandai konsistensi BSI untuk masyarakat Aceh agar bisa kembali melaksanakan ibadah dengan nyaman dan juga melakukan aktivitas kegiatan pendidikan di Pesantren.

Anggoro menambahkan, pesantren menjadi lembaga yang memiliki andil besar mencetak generasi muda berkarakter mulia. Untuk itu, kami berupaya hadir memberikan dukungan kemanusiaan dan sosial sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual.

Dalam kesempatan ini, Bank Syariah Indonesia juga memperkuat peran pesantren sebagai lembaga dakwah dan pembinaan masyarakat. Melalui dukungan bantuan operasional untuk pesantren Darul Mukhlisin, Al-Quran, peralatan sholat. Selain itu juga BSI memberikan bantuan renovasi pesantren senilai Rp100 juta rupiah.

Komitmen ini menandai konsistensi BSI untuk masyarakat Aceh agar bisa kembali melaksanakan ibadah dengan nyaman, dan juga melakukan aktivitas kegiatan pendidikan di pesantren.

“Seperti kita ketahui pesantren menjadi lembaga yang memiliki andil besar mencetak generasi muda berkarakter mulia. Untuk itu, kami berupaya hadir memberikan dukungan kemanusiaan dan sosial sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual,” tutup Anggoro.[Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru