Menu Membusuk dan Distribusi Terlambat, Program MBG di Ujungjaya Disorot Warga

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:04 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu | Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjamin asupan sehat bagi anak-anak sekolah justru menuai kecaman dari para orang tua murid di Desa Ujungjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Alih-alih bergizi, makanan yang dibagikan diduga tidak layak konsumsi dan kerap berakhir di tempat sampah.

Sejumlah orang tua murid mengungkapkan temuan menu MBG yang memprihatinkan, mulai dari buah naga dalam kondisi membusuk dan berulat, sayuran berbau basi, perkedel keras menyerupai batu, hingga roti tawar yang hanya dibungkus kertas tanpa standar kebersihan yang memadai. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan dampak kesehatan bagi anak-anak.

Masalah tak berhenti di kualitas menu. Warga juga menyoroti buruknya manajemen distribusi. Makanan MBG disebut sering datang terlambat, bahkan menjelang sore hari, yang otomatis menurunkan tingkat kesegaran dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Baca Juga :  Puluhan Tokoh Di Empat Kabupaten Jemput Mawardi Untuk Bertarung For DPR Aceh Tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua murid pun mempertanyakan kinerja dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk peran tenaga ahli gizi yang seharusnya memastikan kelayakan makanan sebelum dibagikan. Mereka mendesak agar menu MBG dicicipi dan diuji terlebih dahulu, bukan langsung diserahkan kepada anak-anak.

Program MBG di Desa Ujungjaya diketahui dikelola oleh Yayasan Nurwasita. Kepala SPPG MBG setempat, Trisna Sugiarto, tetap bersikukuh bahwa seluruh proses telah dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Saya sudah menjalankan sesuai SOP,” ujar Trisna singkat saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Di sisi lain, H. Sidik selaku pemilik Gedung MBG Desa Ujungjaya membantah keras adanya kasus keracunan akibat menu MBG. Ia juga menyatakan keberatan atas beredarnya video di salah satu kanal YouTube yang menyebut dugaan keracunan, karena dinilai merugikan dan mencemarkan nama baik usahanya.

Baca Juga :  Kurang Potong PPh Pasal 21 Oleh Sekretariat DPRD Bandar Lampung, DPP KAMPUD Laporkan Ke Ditjen Pajak

Namun bantahan tersebut belum sepenuhnya meredam keresahan warga. Sejumlah warga sekitar dapur MBG justru mendesak agar persoalan ini diusut tuntas. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menilai ada kejanggalan antara besarnya anggaran dengan kualitas menu yang diterima anak-anak.

“Anggarannya besar, tapi kalau dilihat dari menu dan porsinya, kalau dihitung-hitung paling cuma sekitar Rp8.000. Ini harus dibuka secara transparan,” tegasnya.

Warga juga menduga bahan makanan yang digunakan tidak dalam kondisi segar (fresh), sehingga berpotensi menjadi sarang bakteri dan membahayakan kesehatan anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat program.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Desa Ujungjaya menuntut adanya pemeriksaan lapangan, evaluasi menyeluruh, serta audit transparan terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), agar tujuan program benar-benar tercapai dan tidak justru mengorbankan keselamatan anak-anak.

Berita Terkait

Diduga Pamer Miras di Klub Malam, Ketua DPRD Ogan Ilir: Anggota DPRD Dilaporkan ke Badan Kehormatan
Jelang Idul Fitri, Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Mudik
Kapoksi Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Muhammad Rahul Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Polri di Riau, Ini Bukti Nyata Untuk Masyarakat
Kebakaran Aspol Pintu Angin di Pekanbaru: Kapolda Bersama Wakapolda Riau Turun Langsung Pastikan Bantuan dan Pemulihan
Kapolri-Titiek Soeharto Tinjau TNTN: Dukung Pelestarian Gajah hingga Tanam Pohon
Fungsi Infrastruktur Terganggu, Kinerja Dishub KBB Dipertanyakan di Underpass Lebak Sari
Menebar Kebaikan di Ramadhan, IWO-I KBB Satukan Wartawan dalam Nuansa Kekeluargaan
Karang Taruna Cipta Mandiri Bojonghaleang Gelar Santunan Yatim dan Pembagian Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:02 WIB

Keluarga Besar Faqih Fakhrozi Bin H. Makmun Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 01:24 WIB

Marselinus Edwin & Co. Law Office Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:35 WIB

Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:56 WIB

DPP AKPERSI Kecam Intimidasi Terhadap Ketua DPC Pekanbaru, Instruksikan Jajaran Tetap Solid

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:55 WIB

Limbuk : “Dinantikan banyak penonton, menyajikan humor segar ditengah serius alur cerita wayang

Senin, 9 Maret 2026 - 21:31 WIB

HIMLAB Raya Jakarta Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel, Dorong Penguatan Pembangunan Daerah

Senin, 9 Maret 2026 - 01:22 WIB

Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:29 WIB

AKPERSI Apresiasi Kebijakan Menkomdigi, Pembatasan Media Sosial Anak Berlaku 28 Maret 2026

Berita Terbaru