Pemkab Pringsewu Dorong Pengembangan Industri MOCAF Berbasis Klaster Berkelanjutan

hayat

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:56 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendorong pengembangan industri berbasis potensi lokal sebagai bagian dari transformasi ekonomi daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui Workshop Implementasi MOCAF (Modified Cassava Flour) dengan tema “Integrasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk Membangun Ekosistem Industri MOCAF Berbasis Klaster yang Berkelanjutan” yang dilaksanakan pada tahun 2025.

‎Workshop ini diasistensi langsung oleh Prof. Ir. Ahmad Subagio, M.Agr., Ph.D, yang merupakan Guru Besar Universitas Jember, sebagai tenaga ahli di bidang pengembangan MOCAF. Kehadiran Prof. Ahmad Subagio diharapkan dapat memberikan penguatan dari sisi akademik, inovasi teknologi, serta strategi pengembangan industri MOCAF yang berkelanjutan dan berdaya saing, Pringsewu, Rabu 28 Januari 2025.

‎Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas dalam sambutannya menyampaikan bahwa singkong ( ubi kayu) merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Provinsi Lampung yang memiliki peran penting, baik sebagai bahan baku industri maupun sumber pendapatan petani. Namun demikian, selama ini komoditas tersebut masih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah dengan nilai tambah yang terbatas.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Panitia Pilkakon Pekon Lugusari 2026 Diharapkan Bekerja Netral dan Profesional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Melalui pengembangan MOCAF, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Pringsewu memiliki peluang besar untuk mendorong hilirisasi sektor pertanian, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

‎“Pengembangan industri MOCAF tidak dapat berjalan secara parsial. Diperlukan integrasi kebijakan lintas sektor dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan produktivitas dan kualitas singkong di tingkat petani, penguatan kelembagaan, dukungan teknologi pengolahan, pembiayaan, standar mutu dan keamanan pangan, hingga perluasan akses pasar,” ujar Bupati.

‎Lebih lanjut disampaikan, melalui pendekatan berbasis klaster diharapkan dapat terbentuk ekosistem industri MOCAF yang saling terhubung antara petani singkong, unit pengolahan, pelaku usaha, lembaga riset dan pendidikan, lembaga keuangan, serta pasar. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi, kualitas produk, daya saing, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Pasar Gadingrejo: Lima Kios Hangus Terbakar

‎Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Pringsewu berharap dapat dirumuskan langkah-langkah konkret, antara lain sinkronisasi program dan kegiatan perangkat daerah, penguatan peran petani dan UMKM sebagai pelaku utama klaster MOCAF, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendampingan, inovasi, dan alih teknologi, serta penyusunan peta jalan (roadmap) pengembangan MOCAF Kabupaten Pringsewu yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

‎Workshop tersebut diikuti oleh jajaran perangkat daerah terkait, tenaga ahli, camat, perwakilan BUMD, serta para pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri berbasis potensi lokal sebagai upaya mewujudkan Pringsewu Makmur menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi
Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang
Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi
Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD
Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

Dekat Dengan Warga, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba Gelar Jumat Curhat dan Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat di Desa Antara

Rabu, 9 September 2026 - 23:53 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Sudarman Bersama Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut

Rabu, 9 September 2026 - 23:37 WIB

Perkuat Koordinasi, Bupati Batu Bara Silaturahmi Dengan Jajaran PT Inalum

Rabu, 9 September 2026 - 11:11 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Kembali Salurkan Hasil Panen Jagung Ke Bulog Asahan

Selasa, 8 September 2026 - 17:34 WIB

Polsek Talawi Bersama Pemerintah Desa Bahas Pencegahan Tawuran Anak dan Remaja

Selasa, 8 September 2026 - 12:53 WIB

Jaga Keamanan Warga di Malam Hari, Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Gencarkan Patroli Rutin

Senin, 7 September 2026 - 22:51 WIB

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Melaksanakan Kegiatan Police Goes To School di UPT SMP Negeri 2 Air Putih, Memberikan Pembinaan dan Edukasi Kepada Para Pelajar Mengenai Peredaran Narkotika

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, Inalum Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB