Suka Makmue: Kebakaran hebat yang terjadi di Desa Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, pada Sabtu malam (28/2/2026) mengakibatkan dua unit rumah toko (ruko) milik Wahyuni hangus terbakar.
Ruko pertama digunakan sebagai bengkel, sementara satu unit lainnya difungsikan sebagai tempat tinggal sekaligus usaha jualan kelontong.
Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar dan membuat keluarga korban harus kehilangan tempat usaha serta tempat tinggal dalam waktu bersamaan. Pemadaman dilakukan oleh Tim Pemadam Kebakaran BPBD Nagan Raya serta warga sekitar turut membantu proses pemadaman dan evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Menanggapi musibah tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nagan Raya bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan masa panik kepada korban terdampak.
Ketua PMI Nagan Raya, Sayed Aril Laifahril, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat, khususnya pada masa-masa awal setelah terjadinya musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI kepada masyarakat, terutama pada masa panik setelah terjadi musibah kebakaran rumah. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban,” ujarnya.
Bantuan diserahkan langsung di lokasi rumah duka desa Peuleukung Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten setempat.
Sekretaris PMI Nagan Raya, Muslim, didampingi Kepala Markas Azmi serta sejumlah pengurus dan relawan, turut hadir langsung di lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan. Selasa Malam ( 3/3/2026)
Muslim menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan dasar, di antaranya:
* Kitchen set
* Higiene set
* Kompor gas
* Beras
* Paket Tonato Foundation
* Mie instan
* Jerigen air
* Terpal
* Tikar
* Cangkul
* Sekop
* Pel lantai
* Sapu
* Paket sekolah anak
* Mukena
* Kain sarung
* Serta beberapa set pakaian baru
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak dan maksimal oleh keluarga korban, terutama dalam menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan.
“Kami berharap bantuan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk membantu kebutuhan keluarga, apalagi saat ini kita berada dalam bulan Ramadhan,” ujar Muslim di lokasi kejadian.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik aman, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta menghindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
PMI Nagan Raya menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat dan kemanusiaan, sebagai bagian dari tugas kemanusiaan untuk membantu sesama tanpa membedakan latar belakang. [ * ]
































