Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga Akibat Limbah. Itu Tidak Benar. PT Fajar Baizuri Klarifikasi

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 17:01 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Suka Makmue :  Perusahaan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Fajar Baizuri & Brothers (FBB) membantah tudingan hewan ternak warga dan ikan mati yang diduga akibat meminum air sungai krueng tadu yang diduga tercemari limbah perusahaan.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Areal Managger PT Fajar Baizuri & Brother, Leo Dedi Yanto melalui Humas Ahmad Ema Farma dalam keterangan rilisnya kepada sejumlah awak media, Selasa 23 Maret 2026.

“Setelah petugas kami verivikasi dilapangan dan melihat langsung, tudingan itu tidak benar sama sekali,”kata Leo Dedi Yanto melalui Humas Ahmad Ema Farma.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengelolaan limbah cair dalam IPAL yang sesuai prosedur perizinan yang dimiliki, sesuai batas ambang baku mutu, hingga pemenuhan kewajiban CSR.

“Kami sudah menelusuri sungai dan tidak menemukan hewan ternak warga mati. Bahkan ada warga yang sedang memancing dan dapat ikan,”ucapnya.

Bahkan, warga yang berprofesi sebagai pencari ikan di Sungai Krueng Tadu tidak pernah menemukan hewan ternak warga dan ikan mati diduga akibat limbah perusahaan.

Baca Juga :  Menyoal Edaran Uang Palsu di Sulsel, Bukti Minimnya Keamanan Negara!

“Jadi kalau ada pihak pihak yang menuding PT Fajar Baizuri mencemari Sungai Krueng Tadu, itu adalah tidak benar,”tegas dia.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Babah Rot, Alison menyebutkan bahwa kehadiran perusahaan PT Fajar Baizuri telah membawa dampak dan manfaat yang positif bagi pemuda Babah Rot, masyarakat sekitar perusahaan dan daerah.

“Kehadiran PT Fajar Baizuri membawa dampak positif signifikan bagi pemuda, baik dalam hal lapangan kerja bagi pemuda Desa Babah Rot,”kata Alison.

Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), lanjut Alison, PT Fajar Baizuri telah menyalurkan modal usaha, sembako, bantuan kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur dan santunan untuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu di lingkungan perusahaan.

Lanjut dia, PT Fajar Baizuri juga telah memberikan dampak nyata bagi daerah dalam hal perbaikan jalan rusak lintas Desa Gunong Geuleugo, Desa Gunong Pungki, dan Desa Babah Rot, pembangunan jembatan, penanganan erosi sungai, penyerahan bantuan bagi korban banjir, penanganan Karhutla dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Kunjungi SDN Ujong Fatihah, Pj Bupati Iskandar Berikan Motivasi kepada Siswa dan Guru

“Hal ini membuktikan bawa kehadiran PT Fajar Baizuri telah membawa dampak positif bagi daerah,”sebutnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Keuchik) Babah Rot, Amran Nur membenarkan bahwa kehadiran perusahaan membawa dampak positif bagi pemuda dan masyarakat di Desa Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Fajar Baizuri & Brothers melalui program CSR-nya untuk warga kami, ini merupakan upaya mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Nagan Raya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”ucapnya.

Hal sama juga disampaikan Tuha Peut Desa Babah Rot, Tgk Zulkarnaini menyebutkan bahwa PT Fajar Baizuri telah membawa dampak nyata dan positif dalam peningkatan ekonomi, pembukaan lapangan kerja bagi pemuda dan masyarakat Desa Babah Rot. Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.

“Kehadiran perusahaan PT Fajar Baizuri membawa dampak positif signifikan bagi masyarakat dan daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur,”demikian kata Tgk Zulkarnaini. [*]

Berita Terkait

Perjuangkan Kesejahteraan Petani, Jamaluddin Idham Dorong Alsintan dan Infrastruktur Pertanian
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Jamaluddin Idham Tinjau Infrastruktur Pertanian Simeulue, Aspirasi Warga Siap Dikomunikasikan
Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba
Nelayan Sabang Curhat Soal BBM dan Kapal, Jamaluddin Idham Dorong Solusi Nyata
P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas
Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru