SUMATERA UTARA – Waspada Indonesia | Polres Labuhanbatu, Polsek Panai Tengah baru baru ini mengamankan dua orang tersangka dalam dugaan kasus penyalahgunaan Narkoba sebanyak 29 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 5,7 gram pada Minggu, 8 Februari 2026 sekira pukul 18.00 WIB, di Dusun VII Sei Pinang, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu pada Minggu, 8 Februari 2026 sekira pukul 18.00 WIB yang lalu.
Namun, hanya satu tersangka yang ditahan yaitu SJN alias Jono. Sementara pelaku GT alias Gitok, justru kabur atau melarikan diri setelah polisi mengamankannya dalam keadaan tangan terborgol namun putus saat berusaha melarikan diri.
Nah, ada pertanyaan dari masyarakat, yang ditangkap dua, yang ditahan 1. Kemana yang satu lagi dan bagaimana status nya? Apakah saat ini sudah menjadi status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap saudara GT? Dan bagaimana pemasok diduga Narkoba atau bandar di atasnya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi pertanyaan masyarakat tersebut, media ini mengkonfirmasi Kapolsek Panai Tengah AKP. Amlan S.H. M.H., dalam keterangannya mengatakan, untuk nama GT muncul dari keterangan SJN yang sudah diamankan dan hasil interogasi oleh penyelidik bahwa temuan yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu tersebut adalah milik SJN yang diperoleh dari GT.
“Polsek Panai Tengah hanya melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut pak,” kata AKP. Amlan S.H. M.H., Sabtu 21 Februari 2026.
Selanjutnya, Kapolsek Panai Tengah juga menjelaskan, untuk proses penyidikan kasusnya dilakukan penyidik Sat Narkoba Polres Labuhanbatu setelah dilakukan gelar perkara guna dapat tidaknya naik ke penyidikan dan apakah sudah cukup bukti terhadap orang yang diamankan tersebut menjadi tersangka, dan proses penyidikan tersebut dilakukan oleh penyidik Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.
Kemudian Kapolsek Panai Tengah juga memaparkan, untuk status Daftar Pencarian Orang (DPO) juga kewenangan dari penyidik Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, setelah dilakukan serangkaian proses penyidikan dan gelar perkara, apakah GT yg disebutkan oleh SJN bisa menjadi tersangka dan dilakukan penangkapan (status DPO).
“Maaf bang, untuk lebih jelasnya dalam proses penyidikan kasus tersebut ditanyakan kepada penyidik Sat Narkoba yang menangani perkara tersebut,” tutup Kapolsek Panai Tengah.
Sampai berita ini diterbitkan, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu belum bersedia memberikan keterangan terkait status pelaku penyalahgunaan Narkoba saudara GT yang melarikan diri setelah diamankan personil Polsek Panai Tengah di Dusun VII Sei Pinang, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu dengan barang bukti sebanyak 29 bungkus plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu seberat 5,7 gram.(*)

































