Karsianus Purba, Tanah Lapang Bola Gunung Rante Dibeli Dari Swadaya Masyarakat, Bukan Aset Desa 

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WIB

50236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Tokoh Masyarakat Desa Gunung Rante, Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara, Karsianus Purba (83) yang merupakan saksi sekaligus pelaku sejarah pembelian lapangan bola kaki Desa Gunung Rante kembali angkat bicara. Rabu (18/03/2026).

Karsianus Purba mengungkapkan keberatan dan menolak keras dilakukan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dilapangan bola kaki Desa Gunung Rante, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.

Lapangan bola itu adalah ruang publik sebagai sarana tempat olahraga masyarakat sehari hari, dan tempat upacara bendera saat memperingati HUT Kemerdekaan pada 17 Agustus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya selaku orang tua dan salah satu pelaku sejarah yang  membuat lapangan bola kaki itu jadi ada, tentu saya keberatan dengan dibangunnya gedung Kopdes Merah Putih dilapangan bola kaki itu.

Lapangan bola kaki itu merupakan aset masyarakat yang dibeli dari swadaya, bukan aset desa, ujar Karsianus Purba yang merupakan mantan Perangkat Desa Bidang Pertanian Desa Panjang di tahun 1970 an sebelum mekar menjadi desa Gunung Rante saat ini.

Baca Juga :  Galian C Pengerukan Pasir dan Tanah Uruk Diduga ilegal Marak di Kabupaten Batu Bara

Dijelaskannya bahwa kesepakatan awal dari rapat  desa Panjang dimasa Kades Maruli Sirait di tahun 1970 an yang  saat ini wilayahnya mekar jadi desa Gunung Rante bersama tokoh masyarakat disepakati bersama bahwa, lapangan bola itu dibeli diperuntukkan untuk lapangan bola serta sebagai tempat kegiatan upacara bendera pada HUT Kemerdekaan 17 Agustus,  ucap Karsianus.

Bapak-bapak Pemerintah, tolong hargai dan hormati warisan pendulu anda, lapangan bola kaki itu dibeli jadi ada saat ini merupakan swadaya masyarakat dengan dikumpulkan segantang- segantang beras masyarakat, dan potongan gaji kami perangkat desa hingga  bisa membeli 20 rante lahan itu, terangnya.

Waktu itu dibeli nya areal tanah seluas 20 rante dari Bapak Sialagan seluas 18 rante dan 2 rante dari Bapak Sitio dengan ganti rugi per rantenya 3 kaleng beras, jelasnya.

Nah, karena kemampuan warga saat itu minim, terkumpulah hanya 60 persen untuk membeli lahan  lapangan bola itu dan kekurangannya perangkat desa rela dipotong gajinya.

Baca Juga :  Polres Batu Bara dan Polsek Jajaran Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Jadi lahan 20 Rante lapangan bola itu adalah aset swadaya masyarakat, bukan aset desa, yang diperoleh dengan ganti rugi senilai 3 Kaleng beras per rante, bukan aset desa Gunung Rante, tegasnya.

Karena  kemampuan masyarakat saat itu minim terkumpullah  hanya 60 persen, menutupi sisanya  gaji kami perangkat desa dengan suka rela dipotong sebesar Rp 2500 selama 4 bulan, ucapnya.

Pada prinsipnya, Ia mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, lewat dibangunnya Kopdes Merah Putih didesa Gunung Rante dengan tujuan perekonomian akan berkembang.

Namun pemerintah juga harus arif dan bijaksana memperhatikan ruang publik lapangan bola sebagai sarana olahraga generasi muda dan untuk upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Saya sudah tua, saya harap generasi muda memperjuangkan ini. Bila pemerintah tetap bersikukuh dan memaksakan akan dibangunnya gedung Kopdes Merah Putih di lapangan bola kaki tersebut, pemerintah harus membuat lapangan bola kaki penggantinya, pungkasnya. (Herman Pelangi).

Berita Terkait

MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara Tanam 100 Pohon di Sumut, Ketua MPC Kabupaten Batu Bara Sudarman Ikut Berkontribusi
Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Pagi, Bagikan Helm Gratis kepada Pengendara
Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Meriahkan HUT ke-67, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Sudarman Menggelar Festival Sepak Bola U-10
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Dampingi Menko Pangan RI Dalam Panen Raya Padi, Dukung Swasembada Pangan
Kanit Reskrim Polsek Talawi Amankan Tersangka Pembunuhan di Nibung Hangus, Korban Meninggal Dunia
Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru