Pringsewu, Lampung – Peristiwa tragis terjadi di Way Waya, Pekon Madaraya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, di lebaran kedua, Minggu (22/03/2026) siang. Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat menjala ikan di sungai setempat.
Korban diketahui merupakan ayah dan anak, yakni Abdul Hamid (52) dan putranya Mahpudin (13). Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya tengah menjala ikan di aliran sungai tersebut saat insiden terjadi.
Diduga, sang anak lebih dahulu tenggelam. Melihat kondisi itu, Abdul Hamid berusaha memberikan pertolongan, namun nahas upaya penyelamatan tersebut justru membuat keduanya ikut tenggelam di lokasi yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, terlihat sejumlah warga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut juga tampak suasana haru saat korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari sungai.
Kepala Pekon Madaraya, Hariyadi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kedua korban kemudian ditemukan pada pukul 14.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
“Kedua korban tenggelam di Sungai Way Waya, Dusun Madaraya, sekitar pukul 12 siang. Korban berjumlah dua orang, ayah dan anak, warga Sukarendah, Pekon Sumber Bandung. Keduanya ditemukan sekitar pukul 14.20 dan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hariyadi saat dikonfirmasi Media Waspadaindonesia. Com.
Haryadi menyebut, korban Abdul Hamid telah dimakamkan pada sekitar pukul 17.00 WIB, namun putranya dibawa oleh keluarganya ke Kota Bumi, Lampung Utara untuk dimakamkan disana.
“Abdul Hamid sudah bercerai dengan istrinya.
Anaknya ikut mantan istrinya di Kota Bumi, tadi sempat dibawa ke Puskesmas selanjutnya dibawa pakai ambulans,” tandasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di wilayah dengan arus tidak menentu serta kedalaman yang sulit diprediksi.



































