Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia

hayat

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:26 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Operasi pencarian dua remaja yang hanyut di aliran Sungai Way Sekampung, Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, berakhir duka. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (5/7/2026).

Korban pertama, Agam Dino Putra (16) M Faris Alfitra (16), pelajar SMP asal Pekon Tegalsari ditemukan sekitar pukul 13.15 WIB. Selang hampir dua jam kemudian, korban kedua, M Faris Alfitra (16), pelajar SMK asal Pekon Tulung Agung, ditemukan sekitar pukul 15.05 WIB.

Keduanya ditemukan di sekitar lokasi terakhir dilaporkan hanyut atau tidak jauh dari tempat mereka mandi di aliran Sungai Way Sekampung pada Sabtu (4/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Gadingrejo, IPTU Sugiyanto, dalam keterangannya mewakili Kapolrss Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra membenarkan kedua korban telah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

“Korban pertama atas nama Faris ditemukan sekitar pukul 13.15 WIB, sedangkan korban kedua atas nama Agam ditemukan sekitar pukul 15.05 WIB. Keduanya ditemukan di sekitar lokasi terakhir hanyut,” kata Sugiyanto saat dikonfirmasi

Baca Juga :  Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyematkan tanda peserta kepada 130 mahasiswa Universitas Lampung saat seremoni penerimaan KKN Periode I Tahun 2026 di Aula Pemkab

Setelah berhasil dievakuasi, jasad kedua korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah Faris dibawa ke rumah duka di Pekon Tulung Agung, sementara jenazah Agam dibawa ke rumah duka di Pekon Tegalsari untuk dimakamkan.

Sugiyanto mengatakan, keluarga korban telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap kedua jenazah.

“Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian kedua korban dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan proses autopsi. Selanjutnya jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.

Atas nama jajaran Polsek Gadingrejo, Sugiyanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga kedua korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari personel Polri, TNI, BPBD, tim SAR gabungan, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu proses pencarian sejak hari pertama.

Baca Juga :  DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN GELAR LOMBA BERTUTUR TINGKAT SD DAN MI‎

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan, TNI, Polri, BPBD, para relawan, dan masyarakat yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga kedua korban berhasil ditemukan,” ungkapnya.

Perwira polisi itu turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada musim dengan debit air yang tinggi dan arus deras.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang tidak memiliki kemampuan berenang, agar tidak mandi atau bermain di sungai yang berarus deras. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya.

Diketahui, kedua korban hanyut pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu mereka bersama lima rekannya berkemah di tepi Sungai Way Sekampung. Ketika mandi, dua rekan mereka yang berada di atas rakit bambu terseret arus. Faris dan Agam berusaha memberikan pertolongan, namun justru ikut hanyut. Sementara dua rekan mereka berhasil diselamatkan, sedangkan Faris dan Agam dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan pada hari kedua pencarian.

Berita Terkait

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu
Wabup Pringsewu: Bersih Desa ke-116 Pekon Wonodadi Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya
47 Mahasiswa Institut Pertanian Bogor Laksanakan KKN Tematik Di Kabupaten Pringsewu
Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Pringsewu 2025 Disetujui
Bupati Pringsewu Buka Gebyar Suro Pentas Seni Budaya Jaranan
Pemkab Pringsewu Gelar Peringatan Hari Lansia Nasional Ke 30
Proyek Pembangunan Gedung UPTD Puskesmas Pringsewu Terkatung-katung : Anggaran Rp.8 Miliar Mengendap, Belum Masuk Tahap Tender
Anggaran Bantuan Kementerian Rp.8 Miliar untuk Pembangunan Gedung UPTD Puskesmas Pringsewu Belum Juga Dikerjakan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:52 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:17 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:35 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:29 WIB

Polisi Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Rigeb

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23 WIB

Dukungan Guru Mengalir, Agustiandi Dipercaya Pimpin PGRI Cabang Pining

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:42 WIB

Bekerja Sepanjang Malam, HK Sukses Tangani Longsor Tetumpun, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:57 WIB

Tradisi Pemberangkatan Personel Batalyon D Pelopor Dalam Rangka Pendidikan SIP 56 Tahun 2026

Berita Terbaru