Pringsewu, Lampung – Sebanyak 310 mobil dari berbagai daerah memadati Sirkuit Non Permanen Komplek Pemkab Pringsewu dalam ajang Drag Race Hari Bhayangkara ke-80, Sabtu (11/7/2026). Kejuaraan ini tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi pecinta otomotif, tetapi juga menjadi wadah resmi bagi para pembalap untuk menyalurkan bakat secara aman, profesional, dan sesuai regulasi.
Panitia penyelenggara sekaligus pengurus IMI, Ahmad Hizar Aceng, mengungkapkan tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk Lampung, Jambi, Palembang, hingga sejumlah provinsi lainnya. Menurutnya, tingginya minat peserta menjadi bukti bahwa Pringsewu memiliki potensi besar sebagai tuan rumah event otomotif berskala regional.
“Ke depan kami akan kembali menggelar drag race di Sirkuit Non Permanen Komplek Pemkab Pringsewu. Harapannya, ajang ini menjadi tempat lahirnya pembalap-pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra, Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Minan mengatakan, kejuaraan drag race merupakan sarana positif bagi para pembalap untuk menyalurkan hobi dan kemampuan di lintasan resmi, sehingga dapat meminimalkan aksi balap liar di jalan raya.
“Melalui ajang ini, para atlet balap memiliki wadah yang aman untuk berkompetisi. Daripada melakukan balap liar di jalan umum yang mengganggu masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila memberikan apresiasi kepada Polres Pringsewu bersama IMI Korwil Pringsewu atas suksesnya penyelenggaraan Drag Race dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap perkembangan olahraga otomotif sekaligus membuka ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di dunia balap.
“Kalau ingin balapan, tempatnya sudah disediakan. Jangan dilakukan di jalan umum karena membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kegiatan seperti ini patut kita dukung bersama,” kata Umi Laila.
Ia menambahkan, olahraga otomotif tidak hanya berbicara soal kecepatan, tetapi juga membentuk karakter melalui disiplin, sportivitas, kepatuhan terhadap aturan keselamatan, serta kemampuan teknis yang dapat membawa nama Kabupaten Pringsewu berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Kejuaraan ini juga semakin semarak dengan keikutsertaan sejumlah pembalap wanita yang mampu bersaing di lintasan, membuktikan bahwa olahraga otomotif terbuka bagi semua kalangan.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, event ini diharapkan mampu menekan praktik balap liar, meningkatkan budaya berkendara yang tertib dan aman, serta memperkuat pembinaan atlet otomotif di Kabupaten Pringsewu.
Di sela kegiatan, Wakil Bupati Umi Laila juga mengungkapkan bahwa Rumah Susun (Rusun) Komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu kini dimanfaatkan sebagai tempat tinggal peserta program magang yang akan diberangkatkan bekerja ke Jepang. “Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk optimalisasi pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.




































