Dapur Umum GRIB : Ramlan dan Warman, Dua Kisah Pejuang Keluarga di Balik Kerasnya Kehidupan Kota Medan

- Redaksi

Minggu, 18 Agustus 2024 - 02:30 WIB

50349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Di tengah hiruk-pikuk kota Medan, di Jalan Sei Serayu yang penuh dengan kesibukan, terdapat sebuah cerita yang menyentuh hati.

Cerita ini tentang pengemudi ojek online (Ojol) dan pekerja serabutan yang menghadapi hari-hari berat dalam hidup mereka, serta bagaimana kehadiran dapur umum Ormas GRIB Jaya Medan membawa perubahan besar dalam kehidupan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap hari, di bawah terik matahari atau di tengah hujan deras, para pengemudi ojek online dan pekerja serabutan berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Salah satu di antara mereka adalah Warman (45), seorang pengemudi ojek yang sehari-harinya berkeliling kota Medan dengan harapan mendapatkan penumpang yang cukup untuk menyambung hidup.

Warman seperti banyak rekan rekannya, terkadang harus “berpuasa” karena tidak mendapatkan cukup penghasilan untuk membeli makanan.

“Ada hari-hari di mana saya harus menahan lapar karena tidak ada penumpang. Tidak mudah melihat anak-anak di rumah menunggu makanan,” ungkap Warman dengan mata berkaca-kaca.

Cerita pilu yang serupa juga dialami oleh Ramlan (38), seorang pekerja serabutan yang sering mencari pekerjaan apapun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ramlan yang hidup bersama keluarganya dalam kondisi ekonomi yang sulit, sering kali harus memilih antara makan dan membayar kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Cien Siong Kecewa Atas Vonis Yang Dijatuhkan Hakim

“Kadang kadang saya dan istri harus menahan lapar karena tidak ada pekerjaan yang bisa saya dapatkan. Itu adalah pilihan yang sangat berat, tetapi saya harus bertahan demi keluarga,” kata Ramlan dengan suara bergetar.

Kehidupan penuh tantangan ini mengalami perubahan signifikan sejak kehadiran dapur umum Ormas GRIB Jaya Medan.

Dapur umum ini didirikan oleh seseorang yang berhati mulia sebagai upaya untuk meringankan beban hidup warga yang bernasib kurang beruntung.

Setiap hari, dapur umum ini menyediakan makanan bagi semua kalangan masyarakat yang membutuhkan.

Makanan yang disajikan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi mereka, tetapi juga memberi mereka harapan dan kebahagiaan.

Bagi Warman dan Ramlan, kehadiran dapur umum ini bagaikan sebuah mukjizat.

“Sekarang, saya tidak perlu lagi menahan lapar karena kekurangan rezeki. Makanan dari dapur umum ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang perhatian dan kepedulian yang kami rasakan,” ujar Warman dengan mata yang mulai basah.

Ramlan juga mengungkapkan rasa syukurnya, “Ketika saya datang ke dapur umum dan melihat makanan yang disiapkan, rasanya seperti beban berat yang terangkat dari pundak saya. Kami merasa diperhatikan dan dihargai.”

Baca Juga :  Launching Senam Haji Indonesia Diikuti Lebih 28 Ribu Jemaah

Kisah ini merupakan pengingat akan kekuatan kepedulian dan solidaritas dalam masyarakat.

Dapur umum DPC GRIB Jaya Medan, dengan segala upayanya, telah memberikan dampak yang mendalam bagi banyak orang.

Dalam setiap piring makanan yang dibagikan, terdapat secercah harapan dan cinta yang tulus.

Bagi mereka yang berjuang setiap hari, kepedulian ini menjadi sumber kekuatan dan inspirasi untuk terus melangkah maju.

Ketua DPC GRIB Jaya Kota Medan Rudy Ginting saat ditemui awak media mengungkapkan, dapur umum yang diinisiasi Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya Medan Ferdy Sanjaya Sembiring ini, sudaj beroperasi selama beberapa bulan dan buka setiap hari.

Dapur umum ini memang diperuntukkan bagi kalangan masyarakat yang membutuhkan dan ini merupakan bagian dari komitmen Ferdy Sembiring dan GRIB Jaya Medan untuk membantu sesama.

“Kami menyadari betapa beratnya kondisi yang dihadapi oleh banyak orang di sekitar kita. Melalui dapur umum ini, GRIB Jaya berusaha memberikan sedikit keringanan dan dukungan, agar mereka tidak merasa sendirian dalam perjuangan hidup mereka,” tutup Rudy dengan berempati.(AVID)

Berita Terkait

Nangkap Maling Masuk Penjara Sidang Prapid di PN Medan, Ahli Hukum Pidana Prof. Dr.Maidin Gultom,SH.M.Hum : Secara Hukum, Kasus Ini Lemah Dan Layak Dihentikan!
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Edo Adika Teddy Juara I Kelas Sports Fairing 150 CC Kejuaraan Motoprix Sumut 2026
Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Ungkap Kasus Curas di Desa Sei Tampang, Dua Pria Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir.
Ikrar Bebas Narkoba dan HP Digelorakan, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Perubahan Dimulai dari Hal Kecil
Bersama Perangkat Desa, Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Desa Tanjung Haloban.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:09 WIB

PROGRES 80%, JEMBATAN PRESISI TELUK MERANTI DITARGET RAMPUNG PEKAN INI

Jumat, 10 April 2026 - 09:55 WIB

Polsek Teluk Meranti Gencarkan Penyebaran Maklumat Kapolda dan Penyuluhan Cegah Karhutla

Kamis, 2 April 2026 - 13:12 WIB

Tinjau Langsung Lapas Pekanbaru, DLHK Kota Pekanbaru Rekomendasikan Pembangunan Bak Limbah dan Strategi Pengelolaan Limbah

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:50 WIB

Kunjungan Kerja Perdana Kapolsek Teluk Meranti ke Kantor Camat, Perkuat Sinergitas

Senin, 9 Februari 2026 - 01:49 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Perkuat Peran dalam Ketahanan Energi Nasional

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Riau Sambangi Lokasi:  Tegaskan Scientific Crime Investigation dalam Pengusutan Kasus Pembunuhan Gajah

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:48 WIB

Husni Tamrin Terima Kunjungan Silaturahmi Danrem 031/Wira Bima

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:00 WIB

Diduga Abaikan Putusan MA, Aktivitas Penebangan PT Arara Abadi Masih Berlangsung di Lahan Adat Batin Sengeri

Berita Terbaru