Hasto Kristiyanto Persoalkan Food Estate,PMPHI: Apakah Jokowi Bukan Petugas Partai dari PDIP Lagi?

- Redaksi

Senin, 21 Agustus 2023 - 00:44 WIB

50221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Gandi Parapat mengatakan, masalah Food Estate yang dipersoalkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai bagian dari kejahatan lingkungan, sudah menjadi pusat perhatian.

“Masalah Food Estate ini bertambah menarik karena dikritik oleh Sekjen PDIP. Kritikan ini membawa kesan bahwa Presiden Jokowi seakan bukan petugas partai PDIP lagi. Yang kita ketahui, PDIP menyebutkan Presiden Jokowi sebagai petugas partai,” ujar Gandi Parapat kepada wartawan, Senin (21/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gandi mengaku tidak meragukan kritikan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang mempersoalkan masalah program Food Estate yang notabene dikerjakan pemeritahan Presiden Jokowi guna mengantisipasi krisis pangan di Tanah Air.

Baca Juga :  51 Orang Calon Anggota Panwaslih Nagan Raya Yang Mendaftar Hanya 49 Orang Ikut Tes Tulis

“Apa yang disampaikan Sekjen PDIP tersebut merupakan bentuk konsistensi PDIP dalam membela wong cilik. Kritikan Hasto ini patut untuk diapresiasi. Namun, hal yang menjadi pertanyaan, apakah kritikan itu sekaligus memberikan penegasan bahwa Presiden Jokowi bukan sebagai petugas partai dari PDIP lagi? Ketegasan PDIP ini paling dinantikan publik,” ungkap Gandi.

Menurut Gandi, PDIP tidak membuka aib sendiri ketika mengungkit masalah proyek Food Estate tersebut. Kritikan tersebut justru untuk membela kepentingan wong cilik, khususnya masyarakat petani yang dilibatkan untuk mengelola food estate tersebut. Kegagalan dari proyek food estate oleh pemerintahan ini justru menjadi pertanyaan.

“Kita mengapresiasi sorotan dan kritikan membangun oleh PDIP tersebut. PMPHI menyarankan PDIP melalui petugas partainya tidak hanya sekedar memprotes namun bersedia membuat laporan ke aparat penegak hukum terkait kerugian negara maupun kerusakan lingkungan yang dituding sebagai bagian dari kejahatan lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga :  Setelah Menerima Prabowo di Cikeas, SBY dan AHY Sambangi Prabowo di Hambalang

Disebutkan Gandi, masyarakat akan memberikan dukungan terhadap Hasto maupun PDIP untuk mengungkap kasus yang dimaksud. Dukungan masyarakat terhadap partai besutan Megawati Soekarnoputri ini dipastikan akan semakin bertambah besar dalam menyambut Pemilu 2024 mendatang.

“Ketegasan PDIP terkait masalah proyek Food Estate ini sangat dinantikan masyarakat. Ini merupakan pintu masuk bagi Polri, Kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki kebenaran yang disampaikan Sekjen PDIP ke publik. Masyarakat menantikan masalah ini agar dibuka terang benderang,” sebut Gandi.(nia)

Berita Terkait

Muhammad Jusuf Darusman Pengusaha Muda Di Tunjuk Jadi Bendahara Partai PAN Aceh Barat
PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I
Putra Nagan Raya Jamaluddin Idham Pimpin Partai PDI Perjuangan Tingkat Provinsi Aceh
SWI Ingatkan Pemerintah: Jangan Jadikan PWI Satu-satunya Mitra, Pers Harus Merdeka dan Berdaulat
Partai Cinta Negeri Kukuhkan Samsuri, S.Pd.I., M.A. Sebagai Capres 2029, Didukung Seluruh Struktur Partai
Abi Hasan Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua PKS Aceh Tenggara Periode 2025–2030, Tegaskan Komitmen Sinergi dan Pembangunan Berkeadilan
Partai Cinta Negeri Kukuhkan Ketua Umum Samsuri Menjadi Calon Presiden Indonesia untuk Pilpres 2029–2034
Jerry Massie Menilai Jiwa Soehartoisme Mbak Tutut Menjadi Kekuatan untuk Memimpin Partai Beringin

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:12 WIB

Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Tekankan Keadilan, Fakta Hukum, dan Sengketa Agraria yang Sarat Cacat Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 19:22 WIB

Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung

Rabu, 8 April 2026 - 20:40 WIB

Kapolsek Blangkejeren Sampaikan Pesan Penting, Warga Didorong Kunci Rumah dan Amankan Kendaraan Saat Bepergian

Rabu, 8 April 2026 - 18:37 WIB

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Rabu, 8 April 2026 - 01:07 WIB

Saat Unsur Milik Orang Lain Masih Kabur dalam Perkara Ini Beranikah Hakim Memvonis

Selasa, 7 April 2026 - 22:02 WIB

Kejanggalan Alat Bukti, Rabusin: Hakim Wajib Putus Bebas Jika Bukti Tidak Kuat

Senin, 6 April 2026 - 00:43 WIB

Pengawasan DPR RI Dinilai Penting untuk Menjamin Keadilan dalam Kasus Rabusin Ariga Lingga di Gayo Lues

Minggu, 5 April 2026 - 23:57 WIB

Kronologi Janggal Terungkap: Bukti Muncul Setahun Setelah Laporan, Rabusin Sebut Proses Hukum Tidak Masuk Akal

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Muswil Cacat Hukum, Ancaman Perpecahan KA KAMMI Lampung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:51 WIB

BATU BARA

Inalum Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohna

Senin, 20 Apr 2026 - 12:20 WIB