2024, Orang Gayo ke Inggris Turun 25%

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 - 22:40 WIB

50855 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LONDON | Orang Gayo ke Inggris mengalami penurunan. “Tahun ini, ada tiga orang Gayo yang ke Inggris, melanjutkan kuliah dan fellowship. Tahun kemarin, empat orang: saya, istri, dan anak-anak. Turun 25%. Syukur alhamdulillah, masih ada, meski turun,” kata Yusradi Usman al-Gayoni, Diaspora Inggris-Indonesia melalui pesan WhatsApp dari London, Inggris, Jumat (13/12/2024).

Sebelumnya, harap Yusradi, ada peningkatan orang Gayo yang ke UK, khususnya Inggris. “Melalui berbagai kegiatan yang digelar setahun selama di Inggris, harapannya, bertambah, dalam rangka sekolah, kuliah, fellowship, kerja, magang, short course, atau kegiatan lainnya. Termasuk, ke negara lainnya,” sebut inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) tersebut, yang keanggotaannya tersebar di 33 negara dan sembilan bulan terbentuknya (sejak 20 Maret 2024), sudah menggelar tujuh kegiatan: temu ramah dan sosialisasi kuliah ke Turki, Mesir, Tiongkok (Cina), Malaysia, Inggris, dan Australia.

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Dilanjutkannya, ketiga orang Gayo yang berangkat ke Inggris tahun ini, ada dua orang yang melanjutkan S-2 dan satu lagi, ikut fellowship. “Dua, S-2, ke Birmingham dan Sheffield, asal Jabodetabek. Satu lagi fellowship, santri international fellowship, kuliahnya di Sumatera Barat, S-1. Ini khusus ke Inggris. Daerah UK lainnya, Wales, Scotland, dan Northern Ireland, tidak ada informasi,” bebernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, ungkapnya lagi, 4 tahun ini (2020-2024), ada sekitar 26 orang Gayo yang di Inggris, sekolah, kuliah, kerja, fellowship, dan permanant residence. “Jumlah ini, pasti akan terus berubah. Ada yang datang, ada yang selesai dan pulang ke Indonesia. Seperti tahun ini, ada empat mahasiswa S-2 Gayo-Inggris yang sudah selesai kuliah. Termasuk, yang fellowship tadi, akan segera selesai kegiatannya di Inggris, karena cuma tiga minggu. Kemungkinan, di antara yang sudah selesai S-2 tadi, ada juga yang pulang ke Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Aceh Klang Malaysia Galang Dana Untuk Palestina

Menurut Yusradi, untuk memaksimalkan anak-anak Gayo yang kuliah ke luar negeri, perlu peran serta pemerintah daerah melalui kepala daerah terpilih dan DPRK di Gayo-Alas (Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Bener Meriah). Termasuk, pihak terkait lainnya, non-pemerintah: kampus/sekolah/pesantren, alumni, paguyuban, komunitas, organisasi mahasiswa/siswa, keluarga, media, dan mahasiswa/pelajar sendiri.

“Mudah-mudahan, melalui ikhtiar terus menerus dan kerjasama banyak pihak di tanoh tembuni, berbagai daerah di Indonesia, sampai diaspora Gayo di luar negeri, makin banyak anak-anak Gayo dan dari Gayo yang ke luar negeri,” tegas Yusradi.

Berita Terkait

Meneguhkan Komunikasi Publik dan Dukungan Penanganan Longsor Pasirlangu
HPN 2026, Pemkab Bandung Barat Tegaskan Komitmen Bersama Pers untuk Bangun Daerah yang AMANAH
SATMA AMPI Madina: PETI Rantobi Diduga Terorganisir dan Kebal Hukum”
Dari Layanan Kesehatan hingga Pokir Pertanian: IWO-I Sampaikan Temuan Lapangan dalam Audiensi Bersama DPRD KBB
Kabupaten Bandung Barat Genjot Pengembangan Peternakan Sapi Perah di Wilayah Selatan untuk Pemerataan Ekonomi
DPSMAI Ajak Masyarakat Aceh dan Pelaku Usaha Meriahkan Selera Serumpun di TBG Kuala Lumpur
SWI Ingatkan Pemerintah: Jangan Jadikan PWI Satu-satunya Mitra, Pers Harus Merdeka dan Berdaulat
Liputan Kandang Ayam Berujung Maut: Wartawan Masuk IGD Usai Dikeroyok

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Asap Pabrik PT JATIM Meresahkan Kesehatan Anak-anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:33 WIB

Merasa Bangga Berperkara,Pengelola Kebun Akui Perintah Pengrusakan Sawit Milik Warga Saat Mediasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:13 WIB

Rusak 53 Pokok Sawit Milik Warga,Penglola Kebun 400 Haktare Mengaku Bertindak Atas Perintah Sahat Pardede

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:31 WIB

Truk Kembali Terpuruk di Depan Kantor Kelurahan Teluk Merbau,Jalan Poros Kubu Rusak Parah

Senin, 20 Juli 2026 - 16:22 WIB

Dinilai Gagal Kelola Program Pertanian Diminta Ganti Kepala DKPP Rokan Hilir

Senin, 20 Juli 2026 - 10:03 WIB

Truk Sawit Terbalik Warga Sorot Janji Kampanye

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:51 WIB

BP Layak Diperiksa,Diduga Ratusan Ton Benih Padi Bantuan IP200 Program Oplah Menghilang,Realisasi Tanam Minim

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:41 WIB

Ratusan Ton Benih Padi Program Oplah Mengendap di Gedung,Petani Rokan Hilir Trauma Gagal Panen dan Enggan Tanam Kembali

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB

PRINGSEWU

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 18:24 WIB