Nelayan Taturan Meninggal Dunia Saat Berburu Ikan di Perairan Kakorotan

REDKASI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024 - 10:46 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulawan Talaud : Seorang nelayan asal Desa Taturan, Kecamatan Gemeh bernama NT alias Nehemias (53) meninggal dunia saat melakukan aktivitas berburu ikan (bajubi) di perairan Desa Kakorotan, Kecamatan Nanusa, Minggu (22/12/2024) sekitar pukul 20.00 WITA.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Nanusa, Ipda Matrial Barahama, SH, peristiwa bermula ketika korban bersama iparnya, Hibor Hana (54), turun dari dermaga Kakorotan sekitar pukul 19.30 WITA untuk berburu ikan. Aktivitas mereka terlihat oleh dua saksi yang sedang memancing di dermaga, yakni FG (29), seorang mahasiswa, dan MG (31), seorang petani, keduanya warga Desa Kakorotan.

Sekitar 30 menit kemudian, terdengar teriakan minta tolong dari arah laut, berjarak kurang lebih 100 meter dari dermaga. Korban meminta para saksi untuk mengikuti arus agar bisa mendekat ke dermaga. Namun, setelah itu korban tidak lagi terdengar suaranya dan hanya terlihat cahaya senter yang menyala.

Baca Juga :  Jelang Pergantian Tahun dan Tahun Baru, Kapolres Talaud Imbau Warga Jaga Kamtibmas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FG bergegas mengambil perahu di pantai untuk menyelamatkan korban, sementara MG memberikan kode dengan senter kepada Hibor Hana yang posisinya berjauhan dengan korban. Saat ditemukan dan dibawa ke darat, korban sudah dalam kondisi tidak bernapas dengan mulut mengeluarkan busa. Korban segera dibawa ke kediaman keluarga Hana-Talukaki dan diperiksa oleh perawat Puskesmas Kakorotan, namun dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Pam Final Sepak Bola Dan Penutupan Kegiatan Open Tournament Ebenhaezer Cup II

Diketahui korban telah berada di Desa Kakorotan selama dua minggu untuk membantu pembangunan dapur di rumah adiknya, Ita Talukaki. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak manapun.

Jenazah korban saat ini berada di kediaman keluarga Hana-Talukaki di Desa Kakorotan, menunggu kedatangan istri dan anaknya dari Desa Taturan. Polsek Nanusa telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP dan memeriksa para saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah setempat. Pihak kepolisian juga menghimbau kepada para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.

( Sofyan  )

Berita Terkait

Jelang Pergantian Tahun dan Tahun Baru, Kapolres Talaud Imbau Warga Jaga Kamtibmas
Cipta Kondisi, Polsek Lirung Gelar Patroli diwilayah hukumnya.
Pam Final Sepak Bola Dan Penutupan Kegiatan Open Tournament Ebenhaezer Cup II

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:02 WIB

Keluarga Besar Faqih Fakhrozi Bin H. Makmun Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 01:24 WIB

Marselinus Edwin & Co. Law Office Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:35 WIB

Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:56 WIB

DPP AKPERSI Kecam Intimidasi Terhadap Ketua DPC Pekanbaru, Instruksikan Jajaran Tetap Solid

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:55 WIB

Limbuk : “Dinantikan banyak penonton, menyajikan humor segar ditengah serius alur cerita wayang

Senin, 9 Maret 2026 - 21:31 WIB

HIMLAB Raya Jakarta Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel, Dorong Penguatan Pembangunan Daerah

Senin, 9 Maret 2026 - 01:22 WIB

Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:29 WIB

AKPERSI Apresiasi Kebijakan Menkomdigi, Pembatasan Media Sosial Anak Berlaku 28 Maret 2026

Berita Terbaru