Komisi V DPRA Temukan Banyak Ruang Inap Terbengkalai di RSUZA, Desak Perbaikan Segera

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 12 Januari 2025 - 15:01 WIB

50487 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRA waled Nura, Yang Juga Pimpinan Dayah Nurul Rasyad Al-aziziyah (Nura) Di Pidie,

BANDA ACEH– Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) pada Selasa (24/12/2024). Dalam sidak tersebut, ditemukan banyak ruang inap yang terbengkalai dan tidak dapat digunakan akibat kerusakan fasilitas.

Ketua Komisi V DPRA, Rijaluddin, SH, MH, memimpin sidak yang juga diikuti oleh anggota Komisi V lainnya, Tgk H. Rasyidin Ahmad atau Waled Nura, serta Syarifah Nurul Carissa. Salah satu persoalan utama yang ditemukan adalah keterbatasan ruang rawat inap, sementara kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan terus meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Waled Nura, yang juga Pimpinan Dayah Nurul Rasyad Al-Aziziyah (NURA) di Pidie, menyayangkan kondisi ini. “Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap ruang rawat inap, banyak ruangan yang terbengkalai akibat kurangnya pemeliharaan. Ini sangat ironis,” ujarnya, Rabu (25/12/2024).

Baca Juga :  FOSKADJA Gelar Molod Raya Esok, Ribuan Alumni Diperkirakan Hadir

Ia mengungkapkan, kerusakan fasilitas seperti AC yang tidak berfungsi selama berbulan-bulan menjadi salah satu alasan ruang inap tidak dapat digunakan. Padahal, perbaikan fasilitas tersebut memerlukan biaya yang relatif kecil dibandingkan anggaran besar yang dikelola RSUZA sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Kerusakan ini tidak hanya merugikan pengelola rumah sakit, tetapi juga mencederai hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Ini sangat miris, mengingat masyarakat membutuhkan ruang rawat inap yang layak,” tegasnya.

Komisi V mendesak pihak RSUZA untuk segera melakukan perbaikan fasilitas yang rusak. Jika dalam waktu satu hingga dua bulan tidak ada tindakan nyata, Waled Nura mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk memperbaiki secara swadaya.

Selain kondisi ruang inap, Komisi V juga menemukan sejumlah aspek lain yang membutuhkan perhatian serius. Pelayanan di ruang farmasi dinilai masih banyak yang harus dibenahi agar lebih efektif, efisien, dan transparan.

Baca Juga :  Safni SE, Kader Gerindra dengan Elektabilitas Terus Meroket Sebagai Balon Wakil walikota

Tidak hanya itu, Komisi V juga menyoroti perlunya transparansi dalam kerja sama antara RSUZA dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Menurut Waled Nura, banyak pasien BPJS yang tidak memahami hak-hak mereka akibat minimnya informasi yang diberikan pihak rumah sakit.

“Harus ada keterbukaan informasi agar pasien BPJS tahu seluruh proses administrasi dan hak-haknya. RSUZA perlu menjalin pola kerja sama yang lebih transparan dengan BPJS, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal,” tambahnya.

Komisi V berharap temuan-temuan ini segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret oleh pihak RSUZA. Perbaikan fasilitas, peningkatan pelayanan, serta keterbukaan informasi dianggap menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit terbesar di Aceh ini.

“Pelayanan kesehatan yang optimal adalah hak masyarakat. Kami akan terus memantau perkembangan perbaikan di RSUZA untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik,” tutup Waled Nura.[Her]

 

Berita Terkait

Sayuti Achmad Road Show ke Pantai Barat Selatan, Dapat Sambutan Antusias Demi Pembaruan PWI Aceh
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda demi Jaga Stabilitas Pemerintahan
Marzuki Kadis DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru