Rusak Parah, Puluhan Rumah Dinas Karyawan PTPN IV Ajamu Masih Tetap Dihuni.

REDAKSI LABUAHANBATU RAYA

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 07:07 WIB

50458 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU-Waspada Indonesia | Puluhan rumah karyawan di PTPN IV Regional II Unit Kebun Ajamu, yang terletak di Pondok Wesel, saat ini tak terawat hingga atap bocor parah serta dinding papan sudah lapuk dan lantainya pecah-pecah.

Penelusuran wartawan Waspada Indonesia bersama awak media lainnya, Senin 13 Januari 2025 di kawasan perumahan dinas karyawan PTPN IV Regional II Unit Kebun Ajamu, cuaca saat itu baru turun hujan sehingga tampak jelas puluhan rumah dinas karyawan rusak parah, bahkan terlihat penghuni yang menempati rumah tersebut lagi membersihkan genangan air di dalam rumah (ruang tamu, kamar tidur dan dapur) akibat atap rumah bocor, walaupun dilapisi terpal dan plastik tetap tak mampu menahan curah hujan di rumah mereka.

Kondisi jalan di perumahan dinas karyawan PTPN IV Ajamu, kalau hujan tergenang air.

Selain rumah dinas yang terlihat kumuh, akses jalan di perumahan tersebut juga tergenang air seperti tidak pernah sama sekali mendapatkan perawatan dari pihak perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat di lokasi perumahan dinas karyawan PTPN IV Ajamu, beberapa karyawan yang berhasil ditemui menyebutkan, keadaan ini sudah cukup lama. Kalau di laporkan ke pimpinan, selang beberapa waktu di survei. Setiap dilaporkan, Tim survei datang hanya mengambil data dan dokumentasi, namun rumah yang mereka huni tak kunjung di perbaiki.

“Mau disuruh orang membagusi, takutnya nanti jatuhkan pak, awak pula yang membayari,” ungkap kesal karyawan yang yang tak mau disebut namanya.

Masih dilokasi yang sama, karyawan yang lain juga menyampaikan keluhannya, bahwa dirinya dan keluarga yang tinggal di rumah tersebut selalu harus waspada saat hujan terhadap instalasi listrik yang terpasang di rumahnya kalau-kalau dialiri air saat hujan sehingga membawa arus listrik ke dinding dan genangan air di lantai rumahnya.

Kondisi dalam rumah dinas karyawan PTPN IV Ajamu, untuk mengurangi curah hujan masuk kedalam rumah, karyawan mengunakan plastik terpal seadanya untuk melapisi atap rumah.

 

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Kamtib Jelang Ramadhan, Lapas Narkotika Pematang Siantar Geledah Kamar Hunian

“Pernah kontak (tersetrum) saat menyentuh pemasak nasi listrik saat hujan, bukan saya saja anak saya juga pernah kontak,” cetus karyawan yang juga tidak ingin namanya di sebutkan.

Ia juga mengatakan, kalau hujan terpaksalah arus di meteran di padamkan, menjagakan aliran air dari atap rumah yang bocor mengaliri instalasi listrik di rumahnya.

Setelah mendapatkan informasi dari para karyawan, awak media ini dan Tim berupaya menemui pihak perusahaan untuk mendapatkan klarifikasi. Namun upaya untuk bertemu pihak perusahaan tidak berhasil setelah mendapat info dari security di pos bahwa pak Manager Kebun dan Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) hendak kelapangan mendampingi tamu.

Tak sampai di situ, kami mencoba menghubungi melalui pesan WhatsApp kepada Asisten SDM K. Harianja mengatakan dirinya sedang membersamai tamu yang berkunjung.

Kondisi dalam rumah dinas karyawan PTPN IV Ajamu atap bocor parah, dinding ditempel kain, terpal plastik dan lantai pecah – pecah.

“Terimakasih atas informasi dan perhatiannya pak, dapat kami jelaskan bahwa untuk perbaikan rumah dinas karyawan tersebut sudah dalam proses, sebelumnya kami lakukan survey dan sudah kami ajukan anggaran perbaikan ke kanpus dan saat ini kami sedang menunggu proses tindaklanjut pengajuan dan semoga dalam waktu dekat dapat direalisasikan pak. Demikian pak, terimakasih,” jelas Asisten SDM.

Hingga saat ini para karyawan selalu khawatir dengan kondisi rumah mereka, mereka berharap perusahaan PTPN IV Ajamu secepatnya memperbaiki rumah mereka agar dapat di tinggali dengan nyaman.(*)

 

Baca Juga :  Lapor Pak Presiden RI : Diduga Resah Karena Konfirmasi Wartawan, Kepala BBPJN Sumatera  Ir Junaidi Blokir WhatsApps Wartawan

 

Berita Terkait

Tupon dan 10,45 Gram Sabu Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir di Kelurahan Negerilama.
Ketua DPD K.A.I Sumut Dr. Surya Wahyu Danil, S.H,. M.H., Kecam Keras Pembakaran Mobil Ketua DPC K.A.I Deli serdang
Pemerintahan Desa Bersama Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Dusun Pekan Sennah.
Dua Tersangka Narkoba Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir.
Oknum Kades di Bilah Hilir Diduga Aniaya dan Hina Seorang Karyawan Perusahaan PT. Socfindo. 
Malam Hari, Personil Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Lingkungan Sei Bomban Kelurahan Negeri Lama.
Kapolri Percayakan Jabatan Dir Krimsus Polda Sumsel Kepada Kombes Pol Doni Satrya Sembiring SH,SIK,M.Si
Dapat Narkoba Dari Dayu, Andi di Sei Kasih Diciduk Personil Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir Saat Menunggu Pembeli di Balik Pohon Pisang.

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:11 WIB

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:58 WIB

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

Senin, 19 Januari 2026 - 21:59 WIB

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:29 WIB

Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:57 WIB

STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!

Berita Terbaru