Ratusan Siswa Keracunan MBG di Bandung Barat, Program Bergizi Gratis Perlu Dievaluasi Serius

Redaksi.

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 23:53 WIB

50321 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat,Waspadai donesia ||  24 September 2025 — Suasana duka dan kepanikan melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Peristiwa terbaru terjadi di SMKN 1 Cihampelas pada Rabu (24/09), ketika banyak siswa mendadak muntah, pusing, dan mual tak lama setelah makan siang.

Menurut keterangan beberapa siswa yang ditemui tim Waspada Indonesia News, menu yang disajikan hari itu terdiri dari lotek, telur rebus, lontong/kentang, dan pisang. “Setelah makan, saya merasa pusing dan muntah. Ternyata bukan hanya di kelas saya, tetapi banyak teman di kelas lain juga merasakan hal yang sama,” ujar salah satu siswa.

Baca Juga :  Pelaksanaan Kegiatan Wasgiat Ops Pamtas oleh Kodam VI/Mlw di Perbatasan Indonesia-Malaysia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepanikan semakin meluas setelah jumlah siswa yang diduga keracunan terus bertambah. Hingga berita ini diturunkan, sekitar 60 siswa telah dibawa ke Puskesmas Cihampelas, RSIA Batulayang, dan RSUD Cililin untuk mendapatkan penanganan medis. Data resmi mengenai jumlah total korban masih dalam pendataan.

Baca Juga :  Penekanan Irjen Pol Ahmad Lutfhi Kapolda Jateng perintahkan Polisi Back up dan kawal setiap Pentas Budaya, Gratis tanpa di pungut biaya

 

Orang tua siswa mengaku khawatir dan mulai mewaspadai program MBG. Rusmana, salah satu wali murid, menuturkan, “Seharusnya program ini menjadi penunjang gizi anak-anak, tapi dengan kejadian hari ini justru menjadi momok yang menakutkan. Kami berharap ada evaluasi serius dari pemerintah daerah.”

 

Kasus keracunan massal ini menambah catatan kritis terhadap penyelenggaraan program makanan bergizi gratis di Bandung Barat. Hingga kini, Bupati KBB maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Red * Ladi *

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
ICMA Australia Gelar Annual General Meeting (AGM), Prof. Ana Sopanah Terpilih sebagai President ICMA Indonesia Periode 2026–2029
Dewan Pers dan Google Asia-Pasifik Bahas Revisi UU Hak Cipta, Soroti Kompensasi Media dan Transparansi Algoritma
Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional
Jaksa Agung Tunjuk Dr. Hadiman Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Sosok Berpengalaman Pemberantasan Korupsi
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru