Ratusan Siswa Keracunan MBG di Bandung Barat, Program Bergizi Gratis Perlu Dievaluasi Serius

Redaksi.

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 23:53 WIB

50312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat,Waspadai donesia ||  24 September 2025 — Suasana duka dan kepanikan melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Peristiwa terbaru terjadi di SMKN 1 Cihampelas pada Rabu (24/09), ketika banyak siswa mendadak muntah, pusing, dan mual tak lama setelah makan siang.

Menurut keterangan beberapa siswa yang ditemui tim Waspada Indonesia News, menu yang disajikan hari itu terdiri dari lotek, telur rebus, lontong/kentang, dan pisang. “Setelah makan, saya merasa pusing dan muntah. Ternyata bukan hanya di kelas saya, tetapi banyak teman di kelas lain juga merasakan hal yang sama,” ujar salah satu siswa.

Baca Juga :  IPSI KBB Kukuhkan Pengurus Baru, Fokus Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepanikan semakin meluas setelah jumlah siswa yang diduga keracunan terus bertambah. Hingga berita ini diturunkan, sekitar 60 siswa telah dibawa ke Puskesmas Cihampelas, RSIA Batulayang, dan RSUD Cililin untuk mendapatkan penanganan medis. Data resmi mengenai jumlah total korban masih dalam pendataan.

Baca Juga :  Pembina APDI Marsma TNI Fajar Adriyanto Optimis Keberadaan Drone Makin Dirasakan Masyarakat

 

Orang tua siswa mengaku khawatir dan mulai mewaspadai program MBG. Rusmana, salah satu wali murid, menuturkan, “Seharusnya program ini menjadi penunjang gizi anak-anak, tapi dengan kejadian hari ini justru menjadi momok yang menakutkan. Kami berharap ada evaluasi serius dari pemerintah daerah.”

 

Kasus keracunan massal ini menambah catatan kritis terhadap penyelenggaraan program makanan bergizi gratis di Bandung Barat. Hingga kini, Bupati KBB maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Red * Ladi *

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya yang Tidak Bagus
Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, Kades Sindangkerta Dorong Semangat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
PROF DR Sutan Nasomal Menyesalkan Tenaga Kerja ART Dianiaya Di Malaysia Sangat Keji Diluar Batas Prikemanusiaan
Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!
Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai
AUDIENSI BERUJUNG INTIMIDASI, LSM TRINUSA SOROTI SIKAP ANTI-KRITIK DI SMK NUSANTARA II KESEHATAN
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:36 WIB

SMAN Plus Provinsi Riau Ukir Prestasi Passus Raih Juara 2 LKBBPB Riau 2026 Kampus UIR 

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Kapolresta Pekanbaru Hadiri Pekanbaru Lestari Run 5K, Semarakkan HUT Kota Pekanbaru ke-242

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Ditlantas Polda Riau Bagi Helm SNI, Kampanye Keselamatan di Kawasan CFD

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:43 WIB

Tanam 5 Kg Bibit Jagung: Polri Dampingi Petani Lubuk Sakai Wujudkan Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:47 WIB

Konfrens Polda Riau Bongkar TPPU Gading Gajah, Sita Rp.1,8 Milliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:24 WIB

Masuk Akpol 2026 Lewat Jalur Reguler, Polda Riau Tolak Kuota Titipan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:39 WIB

Ditlantas Polda Riau Ngopi Bareng Ojol, Rangkul Jadi Sahabat Lalu Lintas

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:55 WIB

Stop Galian C Liar, PLT Gubri: Urus Izin Biar PAD Masuk Kas Daerah

Berita Terbaru