LSM Amunisi Lampung Minta Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana BOS SMA di Lampung Timur dan Kota Metro Ke Dinas Pendidikan Provinsi Lampung

hayat

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:57 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amunisi Provinsi Lampung mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat untuk memberikan klarifikasi terbuka terkait dugaan praktik korupsi dalam realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di dua wilayah.

Dua wilayah yang dimaksud adalah Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro. Desakan ini disampaikan langsung oleh Kusmawan Putra, Ketua LSM Amunisi Lampung, dalam konferensi pers yang digelar di kantornya, Senin (13 Oktober 2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima sejumlah laporan dan temuan di lapangan yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian dalam penyaluran dan penggunaan Dana BOS di sejumlah SMA Negeri di Lampung Timur dan Kota Metro. Hal ini sangat merugikan dunia pendidikan dan tentu saja merugikan masyarakat,” tegas Kusmawan.

Baca Juga :  ANGGOTA DEWAN DPR RI Sapa Pasien Anak dan Ibu Melahirkan, Muhammad Kadafi : Politik Itu Kehadiran

Lebih lanjut, Kusmawan menjelaskan bahwa indikasi penyimpangan tersebut menyangkut beberapa aspek, mulai dari proses pengadaan barang, fiktifitas dalam laporan, hingga mark-up (penggelembungan) harga. Dana BOS yang seharusnya digunakan untuk mendukung operasional sekolah dan meringankan beban siswa, diduga diselewengkan untuk kepentingan oknum tertentu.

Atas temuan tersebut, LSM Amunisi secara resmi telah mengirimkan surat permintaan klarifikasi kepada Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdikbud Provinsi Lampung. Mereka meminta institusi pemerintah itu untuk transparan dan memberikan penjelasan detail mengenai mekanisme pengawasan, laporan pertanggungjawaban, dan audit penggunaan dana tersebut.

“Kami meminta Kabid SMA untuk segera memberikan klarifikasi dan membuka data. Jika memang ada oknum yang terlibat, harus diproses secara hukum. Jangan sampai dana pendidikan yang suci ini dinodai dengan praktik korupsi yang merusak,” tambah Kusmawan.

Baca Juga :  Upaya Menjaga Keamanan, Tim Komposit Gegana Lampung Intensifkan Patroli Dialogis di Berbagai Lokasi Strategis

LSM Amunisi juga memberikan batas waktu kepada Disdikbud Provinsi Lampung untuk menanggapi surat mereka. Jika tidak ada respons yang memuaskan, mereka mengancam akan melaporkan temuan ini kepada pihak berwajib, seperti Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disdikbud Provinsi Lampung belum memberikan pernyataan resmi menanggapi desakan dari LSM Amunisi tersebut. Upaya untuk menghubungi Kabid SMA untuk dimintai konfirmasi juga belum berhasil.

(Hayat)

Berita Terkait

Celoteh Sandi FW: “BBM Langka, Salah Siapa?
Wagub Jihan : HIMPAUDI Berperan Penting dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak yang Berkualitas
Lampung Perluas Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal
Ketua Dekranasda Propinsi lampung Purnama Wulan Sari Mirza menerima Audiensi dari APPMI
Pria Tanggamus, Korban Pembacokan Viral di Bandar Lampung Alami Luka Berat, Satu Pelaku Ditangkap
Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan
Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Flag Off Lampung Tapis Karnaval Puncak Festival Krakatau XXXV 2026
LSM AMUNISI LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DANA BOS SMPN 11 PESAWARAN KE KEJATI LAMPUNG

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru