“Jaya Sakti Sehat”, Sentuhan Kemanusiaan Satgas Yonif 113/JS di Kampung Kendetapa

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:13 WIB

50347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya — Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman Papua, secercah harapan datang dari jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS). Melalui pos komando taktis (TK) Agapa, personel Satgas hadir memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Kampung Kendetapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/10/2025) ini menjadi bagian dari program “Jaya Sakti Sehat”, yang tak sekadar memberikan layanan medis, tetapi juga menjadi jembatan pendekatan sosial antara aparat dan warga. Di tengah kondisi geografis yang menantang dan keterisolasian wilayah, Satgas berupaya memberikan sentuhan kemanusiaan melalui peran nyata di bidang kesehatan.

Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias. Tidak sedikit dari mereka yang sebelumnya ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatan karena keterbatasan jarak dan biaya. Kini, mereka bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan lapangan yang dibawa oleh personel Satgas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Belum Kantongi Izin Lengkap, Proyek Bayani Residence Jalan Terus, Indikasi Pelanggaran Tata Ruang Menguat

Bapak Josua Selegani, tokoh gereja di Kampung Kendetapa, mengungkapkan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan oleh Satgas. “Kami merasa sangat terbantu. Terima kasih kepada Bapak-bapak dari Satgas 113/JS yang sudah melayani dengan penuh kasih. Warga merasa diperhatikan, dan ini meringankan beban kami,” ujar Josua.

Ia melanjutkan bahwa pelayanan ini bukan hanya menyentuh aspek kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pemulihan psikologis. Warga merasa lebih dekat, dihargai, dan perlahan mulai terbebas dari rasa trauma atas situasi keamanan yang kerap menghantui daerah tersebut.

Komandan TK Agapa, Kapten Inf Doriman Rajagukguk, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moril Satgas dalam membantu warga di daerah penugasan.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tapi juga hadir untuk rakyat. Pelayanan kesehatan ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Semoga apa yang kami berikan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan,” ujar Kapten Doriman.

Baca Juga :  LSM Trinusa Lampung Soroti Dugaan Kebusukan di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung

Satgas Yonif 113/JS menempatkan aspek pembangunan manusia dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua. Meski berada di garis terdepan pengamanan perbatasan negara, mereka tak abai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang lain, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pembinaan sosial.

Program “Jaya Sakti Sehat” telah menjadi wajah mengedepankan pendekatan yang humanis dalam penugasan militer. Di Kampung Kendetapa, keberadaan Satgas bukan hanya tentang patroli, tetapi juga tentang kehadiran yang meyakinkan bahwa negara tidak absen dalam memberi perhatian bagi warganya yang tinggal jauh di pedalaman.

Di tengah medan berat dan keterisolasian kawasan, sebaris obat, senyum dan dialog dari seorang prajurit ternyata bisa meruntuhkan sekat dan kekhawatiran yang selama ini menghantui warga. Pelayanan kesehatan yang diberikan menjadi jalan membuka ruang komunikasi, menguatkan solidaritas, serta membangun kembali rasa aman yang lama hilang.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, Kades Sindangkerta Dorong Semangat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai
AUDIENSI BERUJUNG INTIMIDASI, LSM TRINUSA SOROTI SIKAP ANTI-KRITIK DI SMK NUSANTARA II KESEHATAN
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya
Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD
BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:44 WIB

Dugaan Manipulasi Tender Jembatan Lawe Alas, Kejari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:57 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Ketua DPRK Aceh Tenggara Apresiasi Raihan Opini WTP, Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

​Pertahankan Tren Positif, Pemkab Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP atas LKPD TA 2025

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:15 WIB

Kanit Narkoba Aceh Tenggara Tidak Tau Malam & Hujan demi Pelan-pelan Memberantas Narkoba

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:03 WIB

MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:53 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:54 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Berita Terbaru