RSUD Cililin Diduga Lambat Tangani Pasien, Keluarga Keluhkan Penantian di UGD

Redaksi.

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 06:47 WIB

50300 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barat,waspadaindonesia.com < > Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Bandung Barat, kembali menjadi sorotan. Keluarga pasien mengeluhkan lamanya waktu tunggu di Unit Gawat Darurat (UGD) setelah pasien dinyatakan akan dirawat inap. Sabtu,25/10

Menurut keterangan salah seorang anggota keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya, pasien tiba di UGD RSUD Cililin pada pukul 19.30 sampai pukul 23.10 dan telah melalui pemeriksaan awal. Dokter kemudian memutuskan pasien perlu dirawat inap. Namun, hingga dua jam lebih berselang, pasien masih berada di UGD dan belum dipindahkan ke ruang perawatan.

Baca Juga :  Ketua Umum PPRI Ikin Rokiin SE MM Resmi Lantik Pengurus DPW PPRI Riau Periode 2023-2025

“Kami sangat khawatir dengan kondisi keluarga kami. Sudah dua jam lebih menunggu di UGD, tapi belum ada kejelasan kapan akan dipindahkan ke kamar,” ujarnya dengan nada cemas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlambatan penanganan ini menimbulkan pertanyaan mengenai efisiensi dan kapasitas RSUD Cililin dalam melayani pasien. Keluarga berharap pihak rumah sakit dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat proses administrasi agar pasien segera mendapatkan perawatan yang optimal.

Baca Juga :  "Jaya Sakti Menyapa", Satgas Yonif 113/JS Hadirkan Keceriaan di Kampung Bilai

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Cililin belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Kami akan terus berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

( tim investigasi)

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Panen Raya Padi Sawah di Kecamatan Mardingding Indikator Keberhasilan Pemulihan Dan Penguatan Jaringan Irigasi Kawasan Terdampak Banjir
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Ribuan ASN Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo Ikuti Apel Gabungan
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 22:10 WIB

Rutan Balge Panjatkan Doa Bersama Untuk NKRI Yang Aman, Damai dan Sejahtera

Rabu, 18 Oktober 2023 - 18:08 WIB

Sukses di Danau Toba, Ulos 1.000 Meter Akan Dibentang Depan Istana Negara dan Keliling Monas

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB