Pemkab Aceh Tenggara dan Bank Aceh Salurkan Bantuan Zakat kepada 1.216 Mustahiq Miskin Produktif

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:18 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bekerja sama dengan PT Bank Aceh Cabang Kutacane menyalurkan bantuan zakat kepada 1.216 mustahiq miskin produktif. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Aceh Tenggara, Salim Fahry, bersama Kepala Bank Aceh Fadil Ilyas, bertempat di halaman kantor bupati, Rabu (30/10/2025), dengan disaksikan langsung jajaran Forkopimda dan perwakilan dari Baitul Mal setempat.

Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat perusahaan PT. Bank Aceh yang disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Tenggara, sesuai dengan amanat Qanun Pemerintahan Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal. Nilai zakat yang disalurkan Bank Aceh kali ini mencapai Rp 500 juta dan diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro dari kalangan mustahiq yang dinilai produktif di berbagai sektor usaha informal.

“Penerima bantuan adalah masyarakat yang tergolong mustahiq produktif, seperti pedagang kaki lima di sekitar Lapangan Pemuda, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, pedagang sayur keliling, penjual gorengan, penyedia air keliling, hingga pemilik warung kopi,” ujar Bupati Salim Fahry dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari penyaluran ini adalah untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan modal usaha. Ia juga memastikan bahwa bantuan tersebut tidak dipotong satu rupiah pun dan disalurkan secara penuh tanpa adanya intervensi.

Baca Juga :  Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

“Tidak boleh ada potongan dari pihak mana pun. Kami pastikan pendistribusian dilakukan secara transparan dan melalui proses validasi yang benar. Kalau ada yang mengetahui adanya potongan, tolong laporkan langsung kepada kami,” tegas Bupati Salim Fahry.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkab Aceh Tenggara menyadari bantuan ini masih belum menyentuh seluruh masyarakat yang membutuhkan. Namun, ia optimistis program ini akan terus ditindaklanjuti dan diperluas. “Insyallah, jika niat kita baik dan dilandasi keikhlasan, PT Bank Aceh akan tetap turut membantu kita di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Kepala PT Bank Aceh Cabang Kutacane, Fadil Ilyas, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa selain dana zakat pribadi karyawan, zakat perusahaan yang bersumber dari 2,5 persen laba tahunan juga disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh.

“Penyaluran bantuan kali ini menjadi yang pertama dilakukan langsung sekaligus kepada para mustahiq miskin produktif di Aceh Tenggara. Ini menjadi terobosan baru, sebuah aksi nyata dari kepemimpinan Bupati Salim Fahry bersama kami dari PT Bank Aceh,” ujar Fadil.

Baca Juga :  Tim19 H.Raidin Pinim Kecamatan Bambel Dikukuhkan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baitul Mal dan Dinas Koperasi yang telah melakukan pendataan dan verifikasi penerima secara akurat dan menyeluruh. Menurutnya, penyaluran kali ini sudah tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Fadil turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam layanan operasional Bank Aceh yang mungkin dirasakan masyarakat. Ia menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan saran yang bersifat membangun demi peningkatan layanan ke depan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penyaluran bantuan tersebut disambut dengan antusias oleh para penerima. Warga penerima tampak gembira dan menyampaikan harapan agar program bantuan ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Salim Fahry dan PT Bank Aceh. Bantuan ini sangat membantu untuk melanjutkan usaha kami sehari-hari,” ungkap salah satu warga penerima bantuan di sela kegiatan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, program penyaluran zakat ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Aceh Tenggara.

Laporan : Salihan Beruh

 

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB