Catatan Kaban Aceh Tenggara Saat Melintas: Fakta Lapangan Mengkhawatirkan di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:33 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Betung, Gayo Lues — 01 Desember 2025.
Perjalanan Kepala Badan Keuangan Daerah (Kaban) Aceh Tenggara, H. Syukur Selamat Karo-Karo, SE, M.Si., Ak, menuju Aceh Tenggara mendadak berubah menjadi pengalaman memprihatinkan. Kondisi jalan yang terputus akibat bencana membuat kendaraan yang ditumpanginya tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kaban pun terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, menyusuri jalur licin dan berlumpur di wilayah Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues.

Setelah bejalan kaki H. syukur mengatakan Di tengah perjalanan bertemu dengan masyarakat Sdr. M.Daud yang memfasilitasi dengan kendaraan Roda 2 selanjutnya Kaban Syukur bertemu dengan PLT Camat Putri Betung, Sofyan L,SE serta Kapolsek Putri Betung, IPDA Novrizal, S.H, yang juga tengah melakukan pemantauan lokasi. Pertemuan singkat itu membuka kenyataan pahit yang sedang dihadapi masyarakat”ujarnya.

Dalam dialog di tengah jalan rusak tersebut, Camat dan Kapolsek menyampaikan kondisi kritis yang sedang terjadi.
“Hari ini seluruh stok BBM, baik untuk kendaraan operasional maupun alat berat, sudah benar-benar habis total,” tegas Kapolsek IPDA Novrizal

Baca Juga :  Jalin hubungan kerja yang baik, Babinsa melaksanakan Komsos dengan masyarakat desa binaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan BBM membuat:

– alat berat tidak dapat bergerak

– proses evakuasi lumpuh

– pembersihan material longsor terhenti

– mobilitas petugas di lapangan nyaris tidak berjalan

“Kami butuh suplai BBM segera, atau situasi akan semakin memburuk,” tambah Kapolsek.

Menurut penjelasan Camat Sofyan L,SE sebanyak 13 desa di Kecamatan Putri Betung hingga saat ini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
“Masyarakat sudah mulai kesulitan pangan. Bantuan darurat harus segera turun,” ujar Camat dengan nada serius.

Warga kini bertahan seadanya, tanpa suplai logistik memadai dan tanpa kepastian kapan bantuan akan datang.

Sejumlah desa mengalami kerusakan sangat parah akibat bencana, terutama:

1. Kungke
2. Rambung
3. Gumpang Lembuh
4. Tetumpun
5. Serkil
6. Singah Mule
7. Marpunge
8. Kereta Onom
9. Pintu Gayo

Baca Juga :  Tanjakan Gajah Sering Makan Korban, Alhudri Bangun Jalan Alternative

Rumah-rumah warga rusak, akses jalan terputus, dan sebagian masyarakat terpaksa mengungsi tanpa perlengkapan layak. Banyak wilayah kini terisolasi total.

Seruan Mendesak untuk Bantuan

Camat dan Kapolsek Putri Betung menyampaikan permintaan mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues agar segera mengirim:

1. sembako

2. bantuan medis

3. logistik operasional

4. BBM untuk alat berat dan kendaraan evakuasi

Mereka juga berharap adanya dukungan dari Pemkab Aceh Tenggara, mengingat kedekatan wilayah dan hubungan sosial yang kuat.

“Kondisi masyarakat sangat kritis. Kami berharap kabupaten tetangga juga ikut membantu,” ujar Camat Sofyan

Melihat langsung kondisi lapangan, Kaban H. Syukur Selamat Karo-Karo menyampaikan rasa prihatin mendalam. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas kabupaten untuk mempercepat penanganan agar masyarakat tidak terus berada dalam kondisi terisolasi.

“Saya sendiri merasakan bagaimana sulitnya akses menuju wilayah ini. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindakan cepat,” tegas Kaban Syukur.

(Zul)

Berita Terkait

PT Hopson Diduga Kembali Jalankan Mesin Produksi, Aktivis Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Aceh
Penuh Keceriaan, TK Negeri 2 Blangkejeren Sukses Gelar Festival Anak untuk Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
PT Hopson Tetap Diduga Jalankan Produksi Ilegal Pada Tengah Malam, Di Mana Aparat Bertindak Tegas?
Dugaan Pembangkangan PT Hopson terhadap Hasil Rapat DLHK Aceh Dinilai Bisa Menjadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
PT Rosin Diduga Lakukan Pembangkangan Hukum, Negara Diuji di Tengah Asap Pabrik Gayo Lues
Pasca Pembekuan Administratif Pemerintah Aceh, PT Rosin Diduga Tetap Berjalan, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bertindak
Negara Diminta Bertindak Tegas Awasi Tiga Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues yang Sudah Dibekukan dan Tidak Boleh Beroperasi
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, PT Rosin Kembali Masuk Sorotan Keras

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:46 WIB

LSM Trinusa Desak Kejari Segera Proses Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Tanggamus Masih Berproses, Kajari Tegaskan Penanganan Sesuai Mekanisme Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:21 WIB

Zita Anjani Pilih Menepi untuk Menyapa Pedagang Kecil Di Tengah Deru Mesin IDS Sumatra 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:54 WIB

Ketua Granat Tanggamus, Agus Ciek Ikrar Wakaf Tanah 2.854,37 Meter Persegi untuk Makam dan Musala, Serahkan Juga Bantuan Pengeras Suara ke KUA Pulau Panggung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:48 WIB

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali saat menunjukan barcode My Pertamina yang dipakai para tersangka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Berita Terbaru