Ketum PPA Nilai BLT Solusi Awal Hadapi Masa Krisis Bencana Aceh

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 00:46 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA) Prof Adjunct Dr Marniati MKes menilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) dapat menjadi solusi awal yang paling relevan untuk membantu masyarakat terdampak bertahan di masa krisis akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Marniati meminta Gubernur Aceh untuk mempertimbangkan penyaluran BLT sebagai langkah cepat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Menurutnya, banyak warga saat ini berada dalam kondisi sulit, kehilangan tempat tinggal, serta tidak memiliki biaya hidup yang memadai.

“BLT adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan warga tetap bisa memenuhi kebutuhan utama mereka di tengah situasi darurat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan penyaluran bantuan berpotensi menimbulkan dampak serius, terutama terhadap kesehatan masyarakat.

“Kondisi ini dapat memicu kekurangan gizi, keterbatasan akses air bersih, listrik yang belum stabil, serta tempat tinggal yang tidak layak. Karena itu, bantuan tunai dinilai penting agar masyarakat memiliki keleluasaan untuk menentukan kebutuhan paling mendesak yang mereka hadapi,” ujar Marniati.

Baca Juga :  Tak Banyak Bicara, Bunda Salma Hadir dan Bekerja Nyata di Tengah Banjir Aceh Utara

Dengan adanya dana tunai, lanjutnya, warga juga dapat mempertimbangkan untuk sementara meninggalkan wilayah berbahaya dan memenuhi kebutuhan awal secara mandiri.

Marniati menilai selama ini relawan dan pemerintah telah banyak menyalurkan bantuan berupa makanan dan pakaian.

Namun, tidak semua kebutuhan warga terdampak dapat dipenuhi melalui bantuan barang.

“Setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda. Bantuan tunai memberi ruang bagi masyarakat untuk memilih sesuai kondisi mereka,” katanya.

Ia menambahkan, skema BLT sudah lazim diterapkan di kawasan terdampak bencana dan terbukti dapat meminimalkan berbagai persoalan lanjutan.

Baca Juga :  Cut Man Desak PUPR Bertindak: “Jangan Biarkan Uang Rakyat 5,2 M Digarap Asal Jadi!”

“Terlebih, tidak semua wilayah terdampak berada dalam kondisi terisolasi total. Di beberapa daerah, pasokan kebutuhan pokok masih tersedia selama masyarakat memiliki daya beli,” ujarnya.

Dari sisi efisiensi, penyaluran BLT juga dinilai dapat mempercepat proses pemulihan dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan distribusi bantuan logistik secara terus-menerus, seperti pengiriman makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.

Oleh karena itu, Marniati berharap Gubernur Aceh dapat segera melakukan pemetaan ketersediaan anggaran dalam penanganan bencana serta mempertimbangkan pemanfaatan dana daerah, termasuk dana cadangan atau dana abadi.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk mengajukan dukungan anggaran ke pemerintah pusat guna merealisasikan skema BLT bagi masyarakat terdampak.

“Dalam kondisi seperti sekarang, BLT adalah solusi paling realistis untuk mempercepat penyelesaian masa kritis yang dihadapi masyarakat,” kata Marniati.(*)

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:04 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila saat mendampingi tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung

Jumat, 17 April 2026 - 05:54 WIB

PANTASTIS! Anggaran Bimtek Rp 1,67 Miliar dan Jasa Tenaga Ahli Sekretariat DPRD Pringsewu Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 20:53 WIB

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Kamis, 16 April 2026 - 13:08 WIB

DPC ASWIN PRINGSEWU: JAWABAN KABAG UMUM DAN KEUANGAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU MEMBINGUNGKAN, PUBLIK BERHAK TAHU DATA ANGGARAN

Kamis, 16 April 2026 - 10:35 WIB

DPC ASWIN Pringsewu Desak Sekretariat DPRD Tegakkan Transparansi

Kamis, 16 April 2026 - 07:22 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Selasa, 14 April 2026 - 20:23 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa

Selasa, 14 April 2026 - 18:49 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi & Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terbaru