Ketum PPA Nilai BLT Solusi Awal Hadapi Masa Krisis Bencana Aceh

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 00:46 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA) Prof Adjunct Dr Marniati MKes menilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) dapat menjadi solusi awal yang paling relevan untuk membantu masyarakat terdampak bertahan di masa krisis akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Marniati meminta Gubernur Aceh untuk mempertimbangkan penyaluran BLT sebagai langkah cepat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Menurutnya, banyak warga saat ini berada dalam kondisi sulit, kehilangan tempat tinggal, serta tidak memiliki biaya hidup yang memadai.

“BLT adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan warga tetap bisa memenuhi kebutuhan utama mereka di tengah situasi darurat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan penyaluran bantuan berpotensi menimbulkan dampak serius, terutama terhadap kesehatan masyarakat.

“Kondisi ini dapat memicu kekurangan gizi, keterbatasan akses air bersih, listrik yang belum stabil, serta tempat tinggal yang tidak layak. Karena itu, bantuan tunai dinilai penting agar masyarakat memiliki keleluasaan untuk menentukan kebutuhan paling mendesak yang mereka hadapi,” ujar Marniati.

Baca Juga :  Bantuan Logistik Tembus 125 Ton, 100 Relawan Tambahan BSI Diberangkatkan ke Aceh untuk Pemulihan Pascabencana

Dengan adanya dana tunai, lanjutnya, warga juga dapat mempertimbangkan untuk sementara meninggalkan wilayah berbahaya dan memenuhi kebutuhan awal secara mandiri.

Marniati menilai selama ini relawan dan pemerintah telah banyak menyalurkan bantuan berupa makanan dan pakaian.

Namun, tidak semua kebutuhan warga terdampak dapat dipenuhi melalui bantuan barang.

“Setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda. Bantuan tunai memberi ruang bagi masyarakat untuk memilih sesuai kondisi mereka,” katanya.

Ia menambahkan, skema BLT sudah lazim diterapkan di kawasan terdampak bencana dan terbukti dapat meminimalkan berbagai persoalan lanjutan.

Baca Juga :  Gubernur Aceh (Mualem), Terima Bantuan Logistik Kemensos Rp9 Miliar untuk Penanganan Banjir dan Longsor

“Terlebih, tidak semua wilayah terdampak berada dalam kondisi terisolasi total. Di beberapa daerah, pasokan kebutuhan pokok masih tersedia selama masyarakat memiliki daya beli,” ujarnya.

Dari sisi efisiensi, penyaluran BLT juga dinilai dapat mempercepat proses pemulihan dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan distribusi bantuan logistik secara terus-menerus, seperti pengiriman makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.

Oleh karena itu, Marniati berharap Gubernur Aceh dapat segera melakukan pemetaan ketersediaan anggaran dalam penanganan bencana serta mempertimbangkan pemanfaatan dana daerah, termasuk dana cadangan atau dana abadi.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk mengajukan dukungan anggaran ke pemerintah pusat guna merealisasikan skema BLT bagi masyarakat terdampak.

“Dalam kondisi seperti sekarang, BLT adalah solusi paling realistis untuk mempercepat penyelesaian masa kritis yang dihadapi masyarakat,” kata Marniati.(*)

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru