Bunda Salma dengan Nada Tegas: Aceh Butuh Status Bencana Nasional, Bukan Pengiriman BKO

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 22:53 WIB

50321 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Hj. Salmawati, S.E., M.M., yang akrab disapa Bunda Salma, menyatakan sikap tegas menolak rencana pengiriman personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Aceh.

Menurutnya, yang paling dibutuhkan masyarakat Aceh saat ini bukan kehadiran pasukan, melainkan penetapan status bencana nasional agar penanganan bencana dapat dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.

Bunda Salma menegaskan, pemerintah pusat seharusnya fokus pada langkah-langkah kemanusiaan yang nyata, seperti percepatan bantuan logistik, pemulihan infrastruktur, dan dukungan anggaran. “Aceh tidak membutuhkan BKO.

Baca Juga :  Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang kami perlukan adalah pengakuan sebagai bencana nasional. Jika Indonesia masih menganggap Aceh ada, maka tetapkanlah status bencana nasional,” tegasnya kepada media meugah.com.

Menurut Bunda Salma, dalam situasi bencana yang sedang melanda Aceh, kejelasan tujuan dan peran kehadiran BKO harus disampaikan secara terbuka. Ia mengingatkan bahwa pengiriman pasukan tanpa penjelasan transparan justru berpotensi menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bunda Salma Ingatkan Aparat: Aceh Bekas Konflik, Jangan Sakiti Rakyat Lagi

Aceh sedang berduka Jangan sampai muncul kekhawatiran adanya misi lain di luar penanganan kemanusiaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Salma menegaskan bahwa Aceh memiliki kearifan lokal, solidaritas sosial, dan struktur masyarakat yang kuat dalam menghadapi bencana. Dengan dukungan pemerintah pusat yang tepat sasaran dan berorientasi kemanusiaan,

Ia pun meminta pemerintah pusat menghormati Aceh sebagai daerah bekas konflik dan bencana stunami , dengan menetapkan Aceh bencana nasional memberikan jalan Aceh untuk cepat bangkit.[Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru