Bunda Salma dengan Nada Tegas: Aceh Butuh Status Bencana Nasional, Bukan Pengiriman BKO

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 22:53 WIB

50285 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | BANDA ACEH — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Hj. Salmawati, S.E., M.M., yang akrab disapa Bunda Salma, menyatakan sikap tegas menolak rencana pengiriman personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Aceh.

Menurutnya, yang paling dibutuhkan masyarakat Aceh saat ini bukan kehadiran pasukan, melainkan penetapan status bencana nasional agar penanganan bencana dapat dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.

Bunda Salma menegaskan, pemerintah pusat seharusnya fokus pada langkah-langkah kemanusiaan yang nyata, seperti percepatan bantuan logistik, pemulihan infrastruktur, dan dukungan anggaran. “Aceh tidak membutuhkan BKO.

Baca Juga :  Kabid Sarpras Disdik Aceh Dahlawi Hadir di SMA 7, Dorong Guru Siap Hadapi Era Digital dan Pembelajaran Mendalam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang kami perlukan adalah pengakuan sebagai bencana nasional. Jika Indonesia masih menganggap Aceh ada, maka tetapkanlah status bencana nasional,” tegasnya kepada media meugah.com.

Menurut Bunda Salma, dalam situasi bencana yang sedang melanda Aceh, kejelasan tujuan dan peran kehadiran BKO harus disampaikan secara terbuka. Ia mengingatkan bahwa pengiriman pasukan tanpa penjelasan transparan justru berpotensi menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Disambut Yahdi Hasan, Gubernur Aceh Mualem Tinjau Jembatan Putus dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

Aceh sedang berduka Jangan sampai muncul kekhawatiran adanya misi lain di luar penanganan kemanusiaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Salma menegaskan bahwa Aceh memiliki kearifan lokal, solidaritas sosial, dan struktur masyarakat yang kuat dalam menghadapi bencana. Dengan dukungan pemerintah pusat yang tepat sasaran dan berorientasi kemanusiaan,

Ia pun meminta pemerintah pusat menghormati Aceh sebagai daerah bekas konflik dan bencana stunami , dengan menetapkan Aceh bencana nasional memberikan jalan Aceh untuk cepat bangkit.[Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru