Dari Rantau untuk Kampuang: IKLA RGS RIAU Salurkan Bantuan Rp112 Juta bagi Dunsanak Terdampak Bencana di Agam

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:07 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi-Sumbar,  waspadaindonesia.com – Pepatah Minangkabau menyebut, saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Rasa itulah yang dibawa para perantau Ikatan Keluarga Luhak Agam Rumah Gadang Sakato (IKLA RGS) Riau saat kembali menjejakkan kaki di ranah, menyapa kampung halaman yang tengah dilanda bencana hidrometeorologi.  Sabtu (10/01/2026).Sebanyak 47 orang perwakilan IKLA Riau hadir membawa amanah dari rantau, bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga titipan rindu, empati, dan ikatan batin yang indak lapuak dek hujan, indak lakang dek paneh antara perantau dan kampung asal. Di rumah dinas Bupati Agam Belakang Balok.

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Agam Benni Warlis Dt. Tan Batuah, didampingi Asisten I Setda Agam Yunilson, Camat Palupuh Nong Rianto, Camat Palembayan Sabirun, Sekcam Malalak Edwar, serta dua orang wali nagari dari Kecamatan Palupuh, yakni Wali Nagari Nan Limo dan Wali Nagari Pasia Laweh.

Dalam sambutannya, Bupati Agam menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para perantau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  TMMD Reguler Kodim Palangka Raya Gelar Penyuluhan Rekrutmen TNI Kepada Siswa SMAN 1 Manuhing

Ia menegaskan bahwa di tengah cobaan alam, kehadiran dunsanak dari rantau menjadi penguat moral dan penopang semangat masyarakat yang terdampak.

Kok kampuang ditimpo musibah, rantau dipanggia rasonyo.

Ketua IKLA Riau, Yosrizal, mengungkapkan bahwa IKLA merupakan payuang panji bagi seluruh organisasi perantau Luhak Agam di Riau, yang di dalamnya berhimpun berbagai ikatan keluarga seperti IKEDA, IKTR, dan IKK.

“Kami datang bukan sebagai tamu, tapi sebagai keluarga yang pulang melihat kampuang nan sedang taluko,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya sejumlah organisasi perantau, seperti IKABA dan IKEDA, telah lebih dahulu menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian bersama, menandakan bahwa perantau Minangkabau tetap sapakat jo saiyo sakato ketika ranah ditimpa bencana.

Bantuan yang diserahkan IKLA Riau berjumlah Rp112 juta, dilengkapi beras, mi instan, serta pakaian layak pakai.

Seluruhnya merupakan hasil urang basamo mangko basamo, cerminan falsafah barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang.

Sementara itu, AKBP Darien, selaku Ketua Pengumpulan Dana, menegaskan bahwa dana tersebut merupakan amanah adat jo amanah batin.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI Ke-78, Polda Banten Gelar Berbagai Lomba dan Turnamen

“Bantuan ini sepenuhnya untuk dunsanak kami yang tertimpa bencana. Berdosa rasanya jika terpakai untuk ongkos perjalanan. Ini titipan hati dari rantau,” ujarnya dengan suara bergetar.

Ia menambahkan, meski jarak memisahkan, batin perantau Minangkabau tetap berpaut pada kampung halaman.

“Kami boleh jauh di rantau, tapi raso kami tetap di ranah. Dunsanak sakik, kami turut maraso. Dunsanak susah, kami terpanggil,” tuturnya.

Adapun penyaluran bantuan dana dilakukan ke empat kecamatan terdampak, yaitu:

Kecamatan Palembayan sebesar Rp.43 juta

Kecamatan Tanjung Raya sebesar Rp.34 juta

Kecamatan Malalak sebesar Rp.23 juta

Kecamatan Palupuh sebesar Rp.12 juta.

Di tengah deru bencana, langkah para perantau ini menjadi bukti bahwa hubungan antara rantau dan ranah bukan sekadar ikatan geografis, melainkan ikatan batin yang diwariskan adat:

ka ateh indak bapucuak, ka bawah indak baurek, tapi bak sabatang pisang, patah tumbuah, hilang baganti.

 

Ardy BM

(Idam Lanun)

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya, Tobias Ginanjar Serap Aspirasi Warga Cipadang Manah
Jalan Irigasi Diduga Beralih Fungsi Menjadi Akses Parkir, Warga Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
SDN Cijambu Memprihatinkan, Atap Bocor dan Bangunan Mulai Mengkhawatirkan
Prof. Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Sengketa Pers, Ada Mekanisme Dorong Pengadu dan Teradu Adu Bukti, Bila Perlu Dipertemukan Dewan Pers!!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB