LSM JATI Desak Transparansi Anggaran MAN 1 Kota Agung, Soroti DIPA 2025 dan Dugaan Anomali LHKPN Kepala Sekolah

hayat

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:35 WIB

50176 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, 30 Mei 2026 – Jaringan Transparansi Kebijakan Indonesia (LSM JATI) Provinsi Lampung secara resmi mendesak pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, untuk membuka secara transparan pengelolaan anggaran tahun 2025. Desakan ini menyusul temuan LSM JATI atas besaran anggaran yang dikelola madrasah tersebut serta dugaan potensi markup dan anomali dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepala sekolah.

Berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) petikan tahun 2025, MAN 1 Kabupaten Tanggamus mengelola anggaran sebesar Rp1.464.734.000. LSM JATI menilai besaran dana tersebut memerlukan pengawasan ketat dan menuntut akuntabilitas penuh dari pihak madrasah.

“Kami berharap pihak MAN 1 dapat menunjukkan keterbukaan informasi publik terkait rincian penggunaan anggaran DIPA tersebut. Masyarakat berhak mengetahui aliran dana negara, mulai dari perencanaan, realisasi, hingga hasil akhir. Kami menduga kuat adanya potensi markup anggaran dalam beberapa pos belanja,” ujar Rifki, Ketua LSM JATI Provinsi Lampung, dalam keterangan persnya, Jumat (29/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Rifki menyoroti adanya dugaan anomali dalam LHKPN Kepala MAN 1 Tanggamus, Gunawan Susanto. Berdasarkan data perbandingan LHKPN yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terlihat sejumlah kejanggalan dan lonjakan harta kekayaan yang tidak wajar dalam kurun waktu satu tahun (31 Desember 2024 – 31 Desember 2025).

Baca Juga :  Tongkat Estafet Berpindah, Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Kotaagung Berlangsung Penuh Makna

Berikut perbandingan temuan LSM JATI atas LHKPN Gunawan Susanto:

Pos Harta 31 Desember 2024 31 Desember 2025 Kenaikan Persentase
Tanah & Bangunan Rp1.422.000.000 Rp1.434.000.000 Rp12.000.000 0,84%
Alat Transportasi & Mesin Rp414.500.000 Rp435.500.000 Rp21.000.000 5,07%
Harta Bergerak Lainnya Rp85.000.000 Rp122.500.000 Rp37.500.000 44,12%
Kas & Setara Kas Rp32.025.119 Rp9.741.000 (Rp22.284.119) -69,58%
Total Harta (Setelah Hutang) Rp1.532.182.859 Rp1.580.398.740 Rp48.215.881 3,15%
Anomali utama yang disorot LSM JATI antara lain:

Lonjakan Harta Bergerak Lainnya sebesar 44,12% (Rp37,5 juta) tanpa penjelasan sumber perolehan yang jelas.

Penambahan aset kendaraan baru berupa motor Vespa Sprint S 150 tahun 2025 senilai Rp58 juta, yang tercatat sebagai hasil sendiri, sementara beberapa aset kendaraan lama dilaporkan hilang atau turun drastis nilainya.

Penurunan drastis Kas dan Setara Kas sebesar 69,58% (Rp22,2 juta) di saat terjadi penambahan aset signifikan.

Baca Juga :  Polsek Wonosobo Ungkap Kasus Pencurian 4 HP Milik Mahasiswa KKN di Tanggamus, Dua Pelaku Ditangkap

“Kami tidak menduga tanpa data. Angka-angka ini berbicara sendiri. Ketidakwajaran antara penurunan kas, peningkatan harta bergerak, dan pembelian aset baru patut diduga sebagai indikasi adanya sumber pendapatan yang tidak dilaporkan atau potensi penyimpangan lainnya. Anomali LHKPN ini sangat erat kaitannya dengan komitmen seorang kepala madrasah dalam mengelola keuangan negara yang transparan dan bersih,” tegas Rifki.

Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat LSM JATI akan mengirimkan surat resmi kepada dua lembaga:

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, selaku atasan langsung kepala madrasah, untuk meminta klarifikasi dan melakukan audit investigatif atas pengelolaan anggaran MAN 1 Tanggamus.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, untuk merekomendasikan pemeriksaan lebih mendalam atas LHKPN periode 2024-2025 Kepala MAN 1 Tanggamus, Gunawan Susanto.

LSM JATI berharap adanya respons cepat dan tindakan tegas dari Kementerian Agama dan KPK. Masyarakat Kabupaten Tanggamus, menurut LSM JATI, menunggu kejelasan dan tidak akan tinggal diam jika ditemukan indikasi korupsi dalam pengelolaan dana pendidikan di madrasah negeri tersebut.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita
Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
Kapolres Tanggamus Tinjau Penanaman Kedua Bawang Putih di Pekon Ngarip dan Ngobarmas di Sukamaju
Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis dan 3 Kru kepada Nelayan Pesisir
Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:24 WIB

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)

Rabu, 30 September 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif

Selasa, 29 September 2026 - 19:27 WIB

OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda

Selasa, 29 September 2026 - 13:23 WIB

Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri

Jumat, 25 September 2026 - 07:35 WIB

Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:10 WIB

Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan

Selasa, 22 September 2026 - 18:43 WIB

Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terbaru