PRINGSEWU — Seiring dengan kritik yang disampaikan DPC Aswin Pringsewu, masyarakat dan publik luas pun mulai mempertanyakan kinerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Ali Subagio.
Ia dinilai lambat dalam mengambil keputusan dan langkah-langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan proyek tersebut, selasa 30 juni 2026.
Pembangunan gedung baru RSUD ini sejatinya sangat dibutuhkan untuk menunjang dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Pringsewu dan wilayah sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan ketersediaan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan penanganan medis yang layak.
Namun, keterlambatan pengerjaan ditambah dengan belum tampilnya data anggaran senilai Rp.7 miliar dari bantuan Kementerian di sistem LSPE, membuat kekhawatiran publik semakin bertambah.
Masyarakat berharap ada kepastian waktu penyelesaian serta kejelasan pertanggungjawaban keuangan agar manfaatnya dapat segera dirasakan.
“Kami berharap Kepala Dinas Kesehatan segera mengambil langkah tegas, menjelaskan kendala yang dihadapi, dan mempercepat prosesnya. Ini demi kepentingan bersama,” harap sejumlah warga.
(RED)



































