KUTACANE | Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Rabu malam, 16 September 2026. Kebakaran yang melanda kawasan Simpang Kelapa Gading tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga dan memaksa beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, seperti Plt. Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Puskesmas Biak Moli, Kabag Kesra, serta Kapolsek Bambel. Kehadiran rombongan tersebut untuk meninjau langsung kondisi warga yang terdampak serta memastikan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam penanganan darurat.
Wakil Bupati secara khusus menyoroti lokasi yang akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara dan pendirian tenda darurat untuk keluarga korban yang kehilangan rumah akibat kebakaran. Selain area tersebut, pihak pemerintah juga sedang mempertimbangkan kantor Kepala Desa Bambel Gabungan sebagai opsi penampungan sementara bagi keluarga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan perwakilan pemerintah daerah. Warga berharap kehadiran dan respons cepat tersebut akan diikuti dengan bantuan nyata untuk meringankan beban korban.
dr. Heri Al Hilal menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat pada saat terjadi musibah. Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama dan pihaknya akan terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan darurat, seperti tenda dan fasilitas penampungan sementara, dapat segera terpenuhi.

Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun di lapangan, sedikitnya sembilan rumah warga terdampak dengan delapan rumah di antaranya dikabarkan hangus terbakar. Sebanyak dua belas orang disebut membutuhkan tempat tinggal sementara, sementara pendataan resmi terkait jumlah korban dan total kerugian masih terus dilakukan oleh tim terkait. Pemerintah memastikan akan terus memonitor dan memberikan penanganan lanjutan hingga kondisi warga kembali stabil.
Laporan : Salihan Beruh



































