Carut Marut Masalah Air Pam, ” Caleg DPRK NO 1 PDI Perjuangan Dapil 2 Kec. Penanggalan Kota Subulussalam Angkat Bicara

- Redaksi

Senin, 20 November 2023 - 17:16 WIB

50471 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUBULUSSALAM – Sebagian masyarakat di wilayah Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, mengeluh terkait Air bersih. Dikarenakan, Pengelolaan Air Minum (PAM), disana hampir 2 (Dua) Bulan tidak beroperasi.

Seperti yang disampaikan Mahdalena Damanik Amd. Kep, yang merupakan salah satu Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Subulussalam, ia mengatakan sebagian masyarakat Kecamatan Penanggalan, saat ini sangat membutuhkan pengaliran air Pengelolaan Air Minum (PAM) dalam 2 bulan terakhir tidak beroperasi lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air itu merupakan kebutuhan primer masyarakat, ia berharap agar PAM di Penanggalan dapat segera di perbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam,” sampai, Mahdalena, Senin, (20/11/23).

Melihat keadaan di Penanggalan saat ini, dilanjutkannya, ia merasa sangat Iba dikarenakan sebagian masyarakat kekurangan Air bersih, dikarenakan PAM tersebut tidak berjalan.

Ditambahkannya, Seperti pembangunan pendestrian Jalan Teuku Umar tersebut, tidak terlalu di butuhkan Masyarakat, terlebih lagi Masyarakat Kecamatan Penanggalan, PAM di Penanggalan lah yang harus di perbaiki.

Baca Juga :  Gema Takbir Berkumandang Di Kabupaten Karo Menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah

“Pembangunan tersebut, menelan anggaran hampir mencapai 2,4 Miliar, terlihat dalam papan informasi. Harusnya, anggaran sebesar itu dapat di pergunakan untuk perbaikan PAM di Penanggalan,” ujar, Mahdalena.

Mahdalena pun berharap agar perbaikan PAM di Penanggalan dapat segera dilakukan, agar air bersih tersebut, dapat mengalir ke rumah Masyarakat.

“Kasihan kita melihat sebagian masyarakat Kecamatan Penanggalan saat ini, sangat sulit untuk mendapatkan Air bersih karena PAM mati total,” pungkasnya.

Ia pun mengaku, banyak keluhan yang ia terima dari masyarata terkait PDAM, lebih lama mati dari pada hidup di Penanggalan.

“Kami sendiri sudah pernah merasakan, tapi kami ada solusi menemukan sumber air dengan cara menggali Sumur. Sementara, ada di pemukiman masyarakat sedalam apa pun di gali tidak juga menemukan sumber mata air, imbuhnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Empat Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

Disamping itu, Anton Berutu, Warga Kampong Baru, mengaku selama 2 bulan terakhir PDAM tidak beroperasi
“dan malahan saya lihat pemerintah lebih baik hambur-hamburkan uang miliyaran rupiah untuk proyek pembangunan pedestrian yang di jalan Teuku Umar depan lapangan Beringin itu di banding uang tersebut di gunakan untuk perbaikan mesin pompa PAM yang rusak ungkapnya dengan rasa kecewa

“Saya dan beberapa bahagian masyarakat yang terkena imbas matinya air PAM sangat berharap keseriusan Pemerintah Subulussalam agar segeralah mencarikan solusi untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait PAM di Penanggalan ini tambahnya lagi

Dalam keterangannya, Pemerintah Subulussalam dinilai tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat khususnya Kecamatan Penanggalan dan pemerintah di anggap hanya fokus untuk
proyek yang tidak ada manfaat buat kebutuhan primer masyarakat.(*)

[ImranCIBRO]

Berita Terkait

Tupon dan 10,45 Gram Sabu Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir di Kelurahan Negerilama.
Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang
Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh
Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Kapolda Riau Saat Orasi di Hadapan 1.000 Siswa se-Provinsi Riau:  Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam, Kepercayaan, dan Masa Depan
PPA Dorong Rekonstruksi Pascabanjir Berbasis Konsep Bangun Lebih Baik Bagi Korban Bencana
Ketua PWM A.Malik Musa Memeberikan Arahan: Pendidikan Adalah Jalan Perubahan, Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB