Milenial Jaga Kondusivitas Pemilu 2024

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 15 September 2023 - 03:35 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemilihan Umum 2024 menjadi salah satu momen penting suatu negara dalam dunia politik. Berubah dan berkembangnya dinamika politik mendorong generasi milenial dan gen z mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi dalam perpolitikan Indonesia. Generasi milenial perlu tahu gambaran masa depan politik Indonesia serta mengantisipasi terjadinya perubahan. Stabilitas politik dan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 perlu dijaga.

Terlebih dinamika tahapan Pemilu mulai dari Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu Legislatif, hingga Pilkada akan memarnai pesta demokrasi kali ini.

Komposisi Capres Cawaspres dalam Pemilu 2024 masih sangat dinamis. Pada Pemilu 2024 akan didominasi oleh pemilih muda yaitu kaum muda atau milenial. Keterlibatan kaum milenial menjadi tonggak pemersatu bangsa agar ikatan kebangsaan tidak terpecah belah oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia ini. Sebanyak 80% pemilih muda diprediksi akan menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pada tahun 2024 akan menjadi momen krusial bagi pemilih muda dalam mengeluarkan dan menyuarakan hak pilihnya untuk menentukan arah masa depan bangsa Indonesia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengunggah daftar pemilih sementara. Sebanyak 69 juta pemilih termasuk kategori generasi milenial yaitu pemilih yang terlahir pada tahun 1981-1996. KPU sendiri telah mencatat jumlah pemilih muda sebesar 57,3% dari total pemilih.

Baca Juga :  Kemajuan Signifikan: Program Ketahanan Pangan dan Usaha BUMDES Membawa Harapan Baru bagi Masyarakat Kabupaten Bandung Barat

Aktivis perempuan Tricia L. Sumarjianto, S.Sos, M.M, M.Sc, berpendapat bahwa, Pemilu 2024 sangat penting, terutama bagi kaum milenial dan gen z yang hampir 60% mendominasi pemilu 2024. “Kalau kita tidak berpartisipasi berarti membiarkan proses pemilu pada mereka-mereka memilih. Masa depan bangsa ada tangan milenial. Keterlibatan pemilih muda, generasi milenial dan gen z pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang menjadi jumlah terbesar sepanjang sejarah bangsa Indonesia,” ungkapnya melalui keterangan, Jum’at (15/9).

Mengapa kita harus ikut Pemilu? Pertama, pemilu berarti kita telah menggunakan hak pilih, kedua kita menentukan pilihan berdasarkan hati nurani, ketiga gunakan sosial media untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya. “Jangan asal pilih, apalagi golput. Begitu banyak caleg dan capres-cawapres yang akan ada dalam Pemilu 2024. Jangan termakan berita palsu atau hoaks, jangan hanya baca pada judul berita, dan jangan baca berita hanya dari satu sisi. Kita yang muda harus kritis, cari berita sebanyak-banyaknya dan kumpulkan, sehingga kita bisa benar-benar berpartisipasi aktif menggunakan hak pilih dan ikut menentukan masa depan Indonesia” imbuhnya.

Baca Juga :  Habib Bahar, Serukan Persatuan dan Perdamaian

Sementara Fuad Abdullah, S.H, M.H, praktisi hukum mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya generasi milenial dan gen z untuk ikut menyukseskan pemilu 2024. Baik Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, legislatif, maupun pemilihan kepala daerah serentak. “Pemilihan umum sangat menentukan arah bangsa, termasuk nasib bangsa yang akan menentukan wakil-wakil rakyat dan figur presiden yang akan memimpin Indonesia selama 5 tahun mendatang,” ujarnya di tempat terpisah.

Sebagai negara yang menunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, Indonesia memberi ruang dan peluang terhadap seluruh masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu. Tahun 2024 menjadi tahun emas, di mana generasi milenial dan gen z memetik hasil dari kontribusi dalam kemajuan bangsa, termasuk dalam dunia politik. Pesta demokrasi 2024 digadang-gadang akan menjadi tonggak pergeseran kekuasaan. Pemilih pemula yaitu generasi milenial dan gen z diprediksi akan mendominasi hak pilih dan suara dalam pemilu 2024. Kita bisa, jaga kondusivitas pemilu 2024 agar tahun 2045 menuju Indonesia Emas. “Kita mulai dari Pemilu 2024,” imbuhnya. (Red).

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya
Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB