Masyarakat Suku Melayu Rempang Tetap Menolak Relokasi, Begini Penjelasan Humas BP Batam

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 28 September 2023 - 17:35 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM- Kabarnya, situasi di Rempang sudah aman dan kondusif terkait Masyarakat yang mau direlokasi.

Realitanya, Kamis (28/9/2023) Masyarakat Rempang tetap menolak keras akan direlokasi pihak Investasi.

Warga Kelurahan Sembulang Kecamatan Galang Kota Batam, tetap menolak, tak akan mau dipindahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimanapun kami tak akan mau dipindahkan, digeser dari kampung halaman kami,” ucap Warga Sungai Buluh Kelurahan Sembulang.

Senada juga dengan Warga Kampong Sungai Buluh Marta (55) menolak tegas.

“Menolak direlokasi, bagaimanapun tetap bertahan mempertahankan hak kami,” kata Marta.

Tentang kabarnya ada pertemuan Menteri Bahlil dengan Tokoh Masyarakat Garisman, hal tersebut adalah keputusan sepihak.

“Tidak ada koordinasi atau perundingan terlebih dahulu kepada 16 kampung,” ucap Marta.

Di tempat yang sama, Kadir ( 70 ), menjelaskan di kediamannya, siapapun yang mau masuk ke Kampung

Baca Juga :  Refleksi ATR/BPN Karawang Tahun 2024, Sederet Prestasi Mulai dari Juara Nasional Hingga Tuntaskan PSN

“Kami silahkan yang penting jangan gusur, jangan relokasi Kampung Kami,” tegas Kadir

“Siapapun yang masuk ke kampung kami silahkan yang penting jangan digusur dan direlokasi kampung kami,” ucap Kadir

“Kami akan bertahan, mempertahankan tanah leluhur kami sampai kapanpun. Tentang informasi, bahwa ada yang sudah mau direlokasi atau diganti rugi ? Adapun yang menerima ganti rugi itu adalah bukan Orang Kampong kami, tapi itu sepertinya Orang upahan Penjaga Kebun,” ujar Kadir.

Meskipun demikian, saat ini Masyarakat tetap waspada, tampak di depan PAUD Sembulang dan di Depan Mesjid Al-Iklas Kampong Sungai Buluh, Masyarakat tetap berjaga-jaga bahkan siapapun yang masuk ke wilayah mereka tampak diwaspadai.

Sedangkan aktivitas Masyarakat, baik itu Petani Kebun maupun Nelayan sangat terganggu, karena takut penggusuran secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Akibat Karamnya Kapal,Terbongkar Kasus Penyeludupan Ban Import Ilegal di Pelabuhan Tikus Milik Boss Jhoni

Seterusnya posko – posko tempat pendaftaran relokasi Warga Rempang, tampak tidak dipedulikan.

Begitu juga, Posko terpadu, beberapa dari Kepolisian, tertuma Brimob tetap berjaga di Posko itu.

Di titik utama, di Sembulang hingga di langsir pemberitaan ini, situasi aman tidak ada keributan.

Sementara itu, Humas BP Batam Sazani ketika dikonfirmasi lewat Aplikasi WhatsApp mengakui ada yang belum mau direlokasi

“Ada yang masih belum mau, banyak juga yang sudah mendaftar warganya,” pungkas Sazani

Saat ditanya langkah yang diperlukan ke depannya, Humas BP Batam Sazani menjawab dengan silaturahmi dan pendekatan secara kekeluargaan, penyampaian informasi seutuhnya secara langsung.

“Alhamdulillah banyak Masyarakat yang memahami hal tersebut, sehingga di beberapa titik datang, mendaftar ke Posko yang telah ditunjuk tanpa merasa dipaksa,” tuturnya.

Mauliddar Siregar

Berita Terkait

Bupati Takalar DAENG MANYE dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif Bidang Ekonomi Daerah pada ajang Herald.ID Award 2025
Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud
Mantan Dansatpom Rsn Pekanbaru Letkol Pom I Gede Eka Santika, Promosi Jabatan Kolonel

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:17 WIB

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:07 WIB

Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:27 WIB

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:44 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB