Anggaran Perawatan GOR Kutacane Diduga Tumpang Tindih Dengan Biaya Sewa KIP Agara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 31 Oktober 2023 - 14:00 WIB

50471 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane waspada indonesian.com | Sistem penyewaan Gedung Olahraga (GOR) Kutacane Aceh Tenggara oleh pihak Komisi Independens Pemilihan (KIP) kepada dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga terindikasi tumpang tindih. Pasalnya berdasarkan informasi bahwa pihak dinas Pemuda dan Olahraga setempat , setiap tahun secara berkala selalu menggelontorkan biaya untuk perawatan GOR dari anggaran rutin kantor. Akan tetapi kondisi gedung GOR itu saat ini terlihat seperti tidak terawat lantaran sebagian kondisi atapnya dan kondisi peralatan lampu dilokasi sebelumnya banyak yang tidak berfungsi. Akan tetapi GOR Kutacane saat ini dipakai melalui sistem sewa untuk gudang penyimpanan logistik pemilu legislatif dan presiden tahun 2024 mendatang oleh pihak KIP kabupaten Aceh Tenggara.

Sebelumnya bahwa informasi yang dihimpun waspada Indonesian.com belum lama ini dari Sektaris KIP Agara, Sufli menjelaskan bahwa besarnya anggaran untuk sewa gedung GOR mencapai Rp 196 juta rupiah selama dua tahun kedepan. Hal itu sudah tertuang dalam dokumen perjanjian kontrak atau kesepakatan sistem sewa gedung. Sedangkan Kami pihak KIP hanya menyewa kepada dinas terkait. Kemudian setelah kami sewa mereka harus memenuhi fasilitas gedung sesuai perjanjian kontrak sewa.

Baca Juga :  Kegiatan Rutin Desa Kuta Buluh, Pengajian dan Dzikir Ratib Seribee

“Iya semua fasilitas gedung tersebut harus dipenuhi oleh dinas yang bersangkutan seperti ketersediaan air bersih, toilet yang memadai, penyediaan fasilitas listrik, pemasangan cctv di lokasi gedung dan jaringan internet (Wifi) serta alat pemadam kebakaran ringan (Apar). Sebab semua anggaran sudah tertuang di dalam dokumen kontrak antara dinas Pemuda dan Olahraga dengan KIP Agara. Ujar Sufli belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu berdasarkan penelusuran, bahwasanya pihak dinas pariwisata pemuda dan olahraga, setiap tahun sudah menganggarkan biaya perbaikan dan perawatan GOR Kutacane, seperti tahun sebelumnya pihak dinas tersebut sudah memasang tanki penampungan air dan sumur bor 2 unit , kemudian listrik, hampir setiap tahun di beli pihak dinas. Hanya jaringan internet ataupun WiFi yang belum terpasang. Akan tetapi anehnya pihak dinas terkait masih saja tetap menganggarkan dana untuk perbaikan sejumlah fasilitas. Yang menjadi pertanyaan kemana saja biaya perawatan GOR Kutacane yang sudah di anggarkan dari rutin kantor setiap tahun itu.

Baca Juga :  Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai

Kemudian kemana uang penyewaan gedung GOR selama ini, padahal setiap ada acara kegiatan yang digunakan oleh pihak lain atau pihak ketiga , sewa nya selalu diterima oleh pihak dinas pemuda dan olahraga. Menurut informasi besarnya anggaran sewa gedung untuk setiap kegiatan seperti acara wisuda dan acara lainnya mencapai Rp 4-5 juta rupiah setiap termen kegiatan. Sehingga menurut sumber media ini, hasil dari sewa gedung itu diduga masukkan ke kantong pribadi oknum tertentu. Seharusnya pihak dinas bisa memberikan pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemkab Agara setiap tahun.

Sedangkan menurut Bakri Syahputra saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu lewat WhatsApp menjelaskan, adapun biaya sewa GOR tersebut selama dua tahun kedepan. Sedangkan biaya sewa gedung itu di peruntukan untuk membayar pajak PPN sebesar 11 persen, untuk membayar PPh sesuai dengan pasal 4 final 10 persen, pemeliharaan, jaringan CCTV, listrik, air, jaringan internet Wifi 50 Mbps, alat pemadam kebakaran (Apar), Pendapatan Asli Daerah (PAD. Singkat nya.[Hidayat]

Berita Terkait

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan di Lembah Haji Semakin Menguat, APH Didesak Buka Siapa Penerima dan Pengendalinya
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan pada 31 Proyek di Aceh Tenggara, Potensi Kerugian Rp 604 Juta
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Ruangan Staf Dan Ruangan Arsip di Kantor KUA Babussalam Sangat butuh Untuk Drenopasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB