Rakyat Papua Menilai: Nikolaus Kondomo Gagal Total Membangun Papua Pegunungan Dan Diminta Segera Mundur Dari PJ Gubernur

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 4 November 2023 - 23:56 WIB

50369 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA PEGUNUNGAN, Kinerja Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo semenjak dilantik pada tanggal 1 Nopember 2022 sampai dengan masa perpanjangan yang ke tiga kalinya pada bulan Nopember 2023 mendatang TIDAK SIGNIFIKAN, Ungkap Fonto yelipele kepada wartawan (1/11/23).

“Masyarakat Papua terlihat secara kasat mata pada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai Penjabat Gubernur sebagaimana mestinya seperti yang tampak pada DOB di Wilayah Papua lainnya (Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya),” Ujarnya.

Ia juga mengatakan,Kinerja Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan PALING RENDAH dan PALING BURUK diantara DOB lain di wilayah Papua tersebut.tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Fonto yelipele,Pemenuhan kuota sebanyak 1050 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan eselon II, III, dan IV, jabatan pelaksana, jabatan fungsional khusus dan umum sampai hari ini realisasinya baru dibawah angka 40% dan itu pun proses mutasinya masih terkatung-katung. Imbuhnya.,

“Banyak jabatan yang dirangkap tidak sesuai dengan aturan. pemerintah setempat.tegasnya.Ia juga mengatakan,Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan sama sekali tidak melakukan langkah-langkah terobosan untuk mewujudkan lompatan pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat asli papua pegunungan,” Tegasnya.

Baca Juga :  TMMD Reguler Kodim Palangka Raya Gelar Penyuluhan Rekrutmen TNI Kepada Siswa SMAN 1 Manuhing

Kepemimpinan di wilayah Papua pegunungan untuk di awal sebagai peletakan pondasi dasar tidak boleh biasa-biasa saja, namun demikian sampai hari ini belum ada road map (peta jalan) dan aksi nyata yang jelas dilakukan oleh Nikolaus Kondomo.

Road Map dan aksi nyata di wilayah Provinsi Papua Pegunungan sangat penting dan harus jelas, mengingat wilayah ini termasuk dalam zona merah darurat pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan keamanan.

“Salah satu tugas penting Pj Gubernur adalah memastikan adanya lokasi pembangunan perkantoran/sarana prasarana Gubernur Provinsi Papua Pegunungan,” sebutnya.

“Sampai hari ini belum ada studi AMDAL dan Master Plan yang final untuk lokasi pembangunan Kantor Gubernur sehingga Wapres yang mestinya datang melakukan peletakan batu pertama pun kembali dari Jayapura, “bebernya.

Wamena sebagai Kabupaten Induk yang menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan dalam 2 tahun terakhir secara berentetan terjadi kasus kriminal yang luar biasa.

Bahkan angka kematian yang cukup tinggi, anak-anak usia sekolah dengan kaleng aibon bergelantungan dimulut tersebar dihampir semua jalan kota wamena, judi/togel, pemabuk dan lain-lain.

Terhadap semua situasi sosial tersebut tidak ada sentuhan apapun dari Pj Gubernur Kondomo dalam satu tahun kepemimpinannya.

Baca Juga :  Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers

Tahapan pelaksanaan pesta Demokrasi (Pemilu 2024) sudah berjalan dan dari pemilu ke pemilu, wilayah Papua Pegunungan menjadi arena rebutan suara oleh orang luar, terutama untuk kursi DPD RI dan DPR RI, dengan alasan suara noken dan ikat, segelintir elit politik lokal bersama oknum penguasa pusat selalu mempermainkan suara masyarakat sehingga konflik antar masyarakat selalu terjadi dalam setiap momentum pesta demokrasi. Ujarnya,.

Nikolaus Kondomo belum terlihat melakukan komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh stakeholder kepentingan. Contoh buruk didepan mata adalah Rekrutmen anggota MRP yang sampai sekarang tidak jelas rimbanya, diawali dengan Pergub No 4 tahun 2023 yang diterbitkan tanpa melalui uji publik yang maksimal, mekanisme penunjukan timsel yang instan serta proses rekrutmen/seleksi yang tidak jelas.

Masyarakat Papua pegunungan sudah MENDERITA DAN BERDARAH-DARAH, NIKOLAUS KONDOMO SEGERA MUNDUR KARENA ANDA TIDAK MAMPU. NEGARA BERTANGGUNGJAWAB ATAS SEMUA PENDERITAAN MASYARAKAT WILAYAH PAPUA PEGUNUNGAN.

Sumber: Ponto Yelipele, S.Pd, M.Pd
Penulis adalah Koordinator Forum Rekonsiliasi Nai Hawolok dan Peduli Pembangunan Provinsi Papua Pembangunan

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya, Tobias Ginanjar Serap Aspirasi Warga Cipadang Manah
Jalan Irigasi Diduga Beralih Fungsi Menjadi Akses Parkir, Warga Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
SDN Cijambu Memprihatinkan, Atap Bocor dan Bangunan Mulai Mengkhawatirkan
Prof. Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Sengketa Pers, Ada Mekanisme Dorong Pengadu dan Teradu Adu Bukti, Bila Perlu Dipertemukan Dewan Pers!!

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:18 WIB

Tak Sampai 24 Jam, Polisi Palembang Amankan Pelaku Penganiayaan Viral: AKPERSI Sebut Bukti Hukum Tegas

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:56 WIB

SELAMAT HARI PERS DUNIA! KETUM AKPERSI: JURNALIS WAJIB BERINTEGRASI, JANGAN JADI CORONG!

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06 WIB

Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR bagi Petani Jagung untuk Memutus Rantai Tengkulak

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:35 WIB

Sumsel Berduka Herman Deru Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Alex Noerdin

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:19 WIB

Kajari Ogan Ilir Resmi Diganti, Arief Syafriyanto Dilantik Pimpin Kejari OI

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:36 WIB

Menjelang HUT RI ke-80, Eks Napiter Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB