Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR bagi Petani Jagung untuk Memutus Rantai Tengkulak

hayat

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:50 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melakukan langkah revolusioner dalam melindungi ekosistem ekonomi petani dengan menggandeng empat Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, dan BTN). Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung binaan Polri di Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026).

Kebijakan strategis ini dirancang untuk memutus mata rantai tengkulak yang selama ini sering merugikan petani melalui sistem ijon atau harga beli yang rendah. Dengan dukungan permodalan dari Himbara dan jaminan pasar dari Perum Bulog sebagai offtaker, Polri memastikan petani memiliki kedaulatan finansial sejak masa tanam hingga masa panen.

Perlindungan Ekonomi dan Kepastian Pasar
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pendampingan tanam, namun meluas ke aspek perlindungan kesejahteraan. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi bagi petani atau Kelompok Tani (Poktan) yang layak mendapatkan fasilitas KUR, sementara Bhabinkamtibmas bertindak sebagai pengawas dan pembina di lapangan.

Baca Juga :  Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan petani jagung tidak lagi terjerat oleh praktik tengkulak. Dengan KUR dari Himbara, petani mendapatkan modal kerja yang sehat, dan dengan kehadiran Bulog sebagai pembeli hasil panen, ada kepastian harga yang menguntungkan bagi mereka,” tegas Kapolri saat meninjau lokasi penanaman jagung serentak di Indralaya Indah.

Mekanisme Pengawasan dan Sinergi Institusi
Kerja sama yang berlaku selama tiga tahun ini menempatkan Satuan Binmas melalui Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dalam pelaporan perkembangan usaha tani di lapangan. Polri berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan petani dengan institusi perbankan, guna memastikan program ketahanan pangan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045 berjalan pada koridor yang tepat.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yang mendampingi langsung Kapolri, menyatakan kesiapan jajarannya di tingkat Polres hingga Polsek untuk mengawal distribusi bantuan permodalan ini agar tepat sasaran dan berdaya guna bagi peningkatan produksi jagung di Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Sumsel Berduka Herman Deru Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Alex Noerdin

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar stabilitas keamanan nasional. Oleh karena itu, kehadiran Polri dalam sektor pembiayaan pertanian adalah bentuk nyata pelayanan publik yang humanis dan solutif.
“Negara harus hadir di tengah kesulitan petani. Kerja sama dengan Himbara dan Bulog ini adalah bukti nyata bahwa kita bergerak bersama untuk memperkuat kemandirian pangan. Jika petani sejahtera, maka stabilitas ekonomi dan keamanan akan terjaga dengan sendirinya,” ujar Kapolri.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan instruksi langsung Kapolri yang harus diimplementasikan secara presisi oleh seluruh jajaran Polda Sumsel.

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, kami akan memastikan seluruh Poktan binaan di wilayah hukum Polda Sumsel mendapatkan akses informasi dan pendampingan maksimal dalam program KUR ini. Tujuannya satu: mewujudkan petani yang mandiri dan bebas dari cengkeraman tengkulak,” tutup Kombes Pol. Nandang.

Berita Terkait

Tak Sampai 24 Jam, Polisi Palembang Amankan Pelaku Penganiayaan Viral: AKPERSI Sebut Bukti Hukum Tegas
SELAMAT HARI PERS DUNIA! KETUM AKPERSI: JURNALIS WAJIB BERINTEGRASI, JANGAN JADI CORONG!
LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional
Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers
Sumsel Berduka Herman Deru Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Alex Noerdin
Kajari Ogan Ilir Resmi Diganti, Arief Syafriyanto Dilantik Pimpin Kejari OI
Menjelang HUT RI ke-80, Eks Napiter Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi di Tengah Masyarakat
Sekjen DPP BaraJP Hadiri Komperda DPD BaraJP Sumsel.

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 00:10 WIB

Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!

Senin, 22 Juni 2026 - 00:06 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya yang Tidak Bagus

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:20 WIB

Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, Kades Sindangkerta Dorong Semangat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:11 WIB

PROF DR Sutan Nasomal Menyesalkan Tenaga Kerja ART Dianiaya Di Malaysia Sangat Keji Diluar Batas Prikemanusiaan

Senin, 15 Juni 2026 - 06:23 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:26 WIB

Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:13 WIB

AUDIENSI BERUJUNG INTIMIDASI, LSM TRINUSA SOROTI SIKAP ANTI-KRITIK DI SMK NUSANTARA II KESEHATAN

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:00 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Diduga Cabuli Anaknya Sendiri, Ayah Kandung Ditangkap

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:37 WIB