Banjir Bandang Menyisakan Duka Mendalam Bagi Warga Desa Pasar Puntung, Kampung Baru dan Titi Pasir, Aceh Tenggara.

REDAKTUR WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 15 November 2023 - 17:08 WIB

501,197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Waspada Indonesia|
Banjir bandang yang menghempas Kecamatan Semadam 2 (dua) hari yang lalu kini meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi warga Desa Kampung Baru, Pasar Puntung dan Titi Pasir yang terdampak banjir bandang menerjang 3 (tiga) desa tersebut.
Selain merusak dan menghanyutkan puluhan rumah, 1 (satu) unit mobil juga sempat hanyut, beberapa warga mengalami luka-luka dan patah kaki serta korban meninggal dunia seorang balita usia 2 tahun 1/2 (setengah).
Menurut keterangan dari masyarakat Desa Kampung Baru, saat suara gemuruh banjir bandang semakin dekat , ayah dari balita itu diliputi rasa cemas dan ketakutan lalu ayah balita itu lari untuk menyelamatkan diri dengan membawa sebuah bantal guling, yang disangka adalah anaknya, setelah orang tua balita itu disadarkan oleh warga, bahwa yang digendong itu hanyalah sebuah bantal guling bukan anaknya, ayah balita tersebut menangis namun semua sudah terlambat karena rumah yang mereka huni telah jebol dihantam banjir bandang sehingga tidak ada lagi yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan balita yang tertinggal di kamar rumahnya.
Setelah banjir bandang mereda bantuan dari Pemda Kabupaten Aceh Tenggara dan BPBD Agara langsung turun ke lokasi banjir bandang dengan membawa alat berat untuk membersihkan material bebatuan dan kayu-kayu besar yang hanyut dibawa oleh arus banjir bandang.
Keesokan harinya dilakukan pencarian terhadap korban, diduga balita telah itu telah hanyut terbawa arus maka pencarian terus dilakukan ke mana-mana tetapi korban tidak ditemukan, menjelang siang balita itu baru ditemukan dan telah meninggal dunia dengan posisi tergulung kelambu dikamar rumah mereka yang telah porak-poranda diterjang banjir bandang.
Saat awak media Waspada Indonesia berbincang dengan salah seorang warga Desa Pasar Puntung, Rabu (15/11) menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tenggara agar sungai yang saat ini dangkal segera dilakukan pengerukan kembali sedalam 4 (empat) meter atau lebih sebab apabila banjir kembali datang material kayu-kayu kiriman dari gunung ini dapat hanyut dan tidak terjadi penumpukan kayu yang dapat menghambat arus air, bila ini tidak diperhatikan oleh Pemerintah maka dipastikan 2 (dua) Desa yang hanya dipisahkan oleh sungai ini akan menjadi korban.
” Mohon diperhatikan kami yang terkena bencana ini, kedepannya lebih bagus lagi diperhatikan dan ini menyangkut nyawa jadi yang sudah ada kita lihat bakal yang terjadi besok itu sudah kelihatan sekarang. ” ujar Jefri Tanjung menambahkan dengan penuh harap.
Mengenai perihal harapan warga tersebut awak media Waspada Indonesia mencoba menemui Camat Semadam Ari Syafrizal Arma, S. STP. M. Si perihal apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah didalam menangani banjir bandang tersebut.
” Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tenggara yang telah memberikan bantuannya secara maksimal kepada Kecamatan Semadam untuk 3 (tiga) Desa yang terdampak banjir bandang dengan menurunkan alat berat, membersihkan fasilitas umum, membuat tenda posko bantuan dan dapur umum, mengenai sungai saat ini sudah dikeruk namun belum sampai kebawah/maksimal dan harapan kami kepada Badan Balai dan Jalan agar dapat meninggikan jembatan agar banjir tidak terulang kembali seperti harapan dari seluruh masyarakat Desa Pasar Puntung, Kampung Baru dan Titi Pasir, kepada masyarakat juga agar tetap tenang, menjaga rumah masing-masing serta dapat menjaga diri dan bila hujan jangan terlalu nyenyak tidurnya.” ujar Camat Semadam saat dikonfirmasi oleh awak media Waspada Indonesia.

Baca Juga :  PJ BUPATI ACEH TENGGARA IRUP HUT KEMERDEKAAN RI KE - 78 DI LAP JEND AHMAD YANI KUTACANE

— RE —

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Tenggara Jadi Irup Hut RI Ke-78 di Lapangan Jenderal Ahmad Yani Kutacane

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB