Forum LSM Aceh Ingatkan Pemilih agar Periksa Kertas Suara di Depan Petugas Sebelum Mencoblos

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:31 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Menjelang hari pencoblosan pada Pemilu 2024 yang jatuh pada Rabu 14 Februari, Forum LSM Aceh mengajak masyarakat Aceh untuk beramai-ramai memberikan suaranya di TPS yang telah ditentukan. Jangan sampai ada yang memutuskan Golput, karena hal itu akan merugikan diri sendiri dan merusak tatanan demokrasi.

Sekretaris Jenderal Forum LSM Aceh Sudirman Hasan juga menghimbau  agar masyarakat berperan aktif melakukan pemantauan mandiri guna memastikan tidak ada kecurangan pada Pemilu nanti.

Langkah pemantauan ini penting dilakukan sehubungan dengan mencuatnya sebuah scenario  besar akan adanya upaya kelompok tertentu untuk memenangkan satu kandidat melaui cara-cara yang curang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sistem kecurangan Pemilu itu sudah dibongkar oleh berbagai pihak. Yang terbaru adalah film Dirty Vote yang membuat scenario busuk  penguasa untuk memenangkan kandidat tertentu. Kita jangan sampai membiarkan scenario itu terjadi di Aceh. Maka itu, masyarakat perlu memantau langsung semua proses yang berjalan selama Pemilu ini,” kata Sudirman.

Baca Juga :  Mualem Putuskan PA Menangkan Jufri Hasanuddin Untuk Pilkada Abdya

Sebagai langkah antisipasi awal, Sudirman meminta pemilih yang datang ke TPS memeriksa terlebih dahulu kertas suara yang diberikan petugas KPPS sebelum ia masuk ke kotak suara untnuk mencoblos.

“Sebaiknya kertas suara yang diberikan dibuka di depan petugas KPPS guna memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada kertas suara itu. Pemilih juga perlu memastikan bahwa keras suara itu belum dicoblos,” kata Sudirman.

Langkah itu harus dilakukan, sebab dalam beberapa kasus, banyak kertas suara yang sudah dicoblos terlebih dahulu. Pada Pemilu yang sudah berlangsung di luar Negeri misalnya, kasus pencoblosan keras suara sebelum diberikan kepada pemilih sudah ada yang terungkap.

Untuk diketahui, Pemilu 2024 untuk warga Indonesia di luar negeri telah dilaksanakan terlebih dahulu. Bahkan ada yang sudah berlangsung pada 5 Februari lalu, seperti di  Hanoi dan Ho Chi Myn City. Sedangkan di Amerika Latin berlangsung  pada 6 Februari.  Sementara untuk negara-negara Arab berlangsung pada 9 Februari.

Baca Juga :  Anggaran Tak Jelas, 23 Kab/Kota Provinsi Aceh Terancam Absen Pilkada.

Untuk negara-negara Eropa dan Amerika banyak yang berlangsung pada 10 Februari. Bagi WNI yang tinggal di Malaysia, Pemilu telah berjalan pada 11 Februari.

Sudirman berharap, kasus tercoblosnya kertas suara sebelum diberikan ke pemilih jangan sampai terjadi di Aceh. Oleh karena itu para pemilih harus teliti sebelum ia masuk ke kotak suara untuk mencoblos.

“kalau masyarakat peduli dan teliti dengan aturan Pemilu ini, niscaya kecurangan dapat kita minimalisir,” katanya.

Sudirman menyayangkan pada Pemilu 2024 ini tidak banyak lembaga nasional dan internasional yang memantau kondisi Aceh. Padahal biasanya pada Pemilu sebelumnya, situasi di Aceh selalu menjadi perhatian.

Oleh karena itu ia mengajak masyarakat untuk melakukan pemantauan mandiri. Pemantauan dimaksimalkan pada siang hari saat pemilih sudah mulai sedikit yang datang ke TPS.

Puncak pemantauan sebaiknya diperketat saat penghitungan suara, Dengan pemantauan dari rakyat, Sudirman yakin kecurangan pada Pemilu 2024 di Aceh dapat diminimalisir. (RED)

Berita Terkait

Transparansi Pengadaan BBM Disoal, LIRA Minta BPK Audit Kinerja BPBD Gayo Lues Tahun 2025
LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur
Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari
Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:11 WIB

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:58 WIB

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

Senin, 19 Januari 2026 - 21:59 WIB

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:29 WIB

Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:57 WIB

STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!

Berita Terbaru