Warga Kerinci kanan keluhkan aktivitas galian C sebabkan jalan licin

- Redaksi

Senin, 19 Februari 2024 - 07:56 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siak, Waspadaindonesia.com — Aktivitas pertambangan dengan cara mengeruk tanah menggunakan alat berat atau yang biasa disebut galian C yang terletak di Kecamatan Kerinci kanan , Kabupaten siak, dikeluhkan warga.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mengeluh karena pada saat musim hujan jalanan menjadi licin karena tertutup lumpur yang berasal dari lokasi galian C. Sementara itu pada saat musim kemarau, jalanan menjadi berdebu.

 

Dari pantauan awak media di lokasi aktivitas penambangan ini banyak material tanah yang menjadi muatan truk dump jatuh ke jalan. Kondisi ini dinilai membahayakan para pengendara sepeda motor. Pada senin 19/02/2024.

 

salah seorang warga yang tak ingin di sebut namanya mengatakan, aktivitas galian C di wilayah tersebut sudah berlangsung lama. Bahkan warga sudah pernah menegur pengusaha galian C tersebut agar tidak menambang di pinggir jalan raya.

Baca Juga :  *2 Pelaku Pemerasan Dan Spesialis Curat Diamankan Oleh Tim Opsnal Polsek Tualang.*

 

“Pemilik tidak memikirkan kepentingan orang banyak, cuma mementingkan keuntungan sendiri. Lihat ketika musim hujan ruas jalan menjadi berlumpur dan licin. Pengendara harus berhati-hati, karena licin dan berbahaya, banyak tahan dimana mana,” bebernya

 

Ditambahkannya, masyarakat mendesak pemerintah daerah, anggota DPRD Dapil I dan pihak kepolisian untuk melakukan tindakan terhadap aktivitas tambang tersebut segera menutupnya.

 

Kami minta agar Pemda, anggota Dewan Dapil siak ,serta polisi melakukan tindakan. Serta menindak tegas para pelaku, tambang yang sudah merusak lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Dan APTMR Penyengat Gelar Aksi Damai Di DPRD Siak, Ini Tuntutannya

Meski dalam beberapa minggu terakhir aktivitas galian C tidak beroperasi, namun material tanah masih menutupi jalan. Ketika hujan membuat ruas jalan tersebut berlumpur dan licin

 

Kita minta pengusaha galian C membersihkan tanah yang menutupi ruas jalan, karena ketika hujan jalan menjadi licin,” pungkasnya.

 

“Tuntutan warga adalah menutup akses tambang. Karena tambang ini jelas sudah merugikan masyarakat. Satu terkait masalah reklamasi, jika anda masuk ke dalam sana lokasinya sudah begitu luar biasa rusak

 

Di konfirmasi via whatsapp, muklis penanggung jawap galian c tidak dapat memberikan jawaban terkait ceceran tanah yg mengotori ruas jalan, sampai berita ini diterbitkan.

 

Jurnalis Sri imelda

Berita Terkait

Sinergi PT Bumi Siak Pusako, Direktorat Intelkam Polda Riau, dan Tokoh Masyarakat Jaga Kamtibmas di Siak
TMMD Ke-126 Kodim 0322/Siak Resmi Dibuka
*2 Pelaku Pemerasan Dan Spesialis Curat Diamankan Oleh Tim Opsnal Polsek Tualang.*
Di ruang media center Menjalin silahturahmi awak media bersama penerangan kodim 0322 siak
SPBU di Bunga Raya Nekad Layani Penjualan BBM Subsidi Menggunakan Jerigen
Warga Dan APTMR Penyengat Gelar Aksi Damai Di DPRD Siak, Ini Tuntutannya

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:03 WIB

LSM JATI Soroti Anggaran Bagian Umum Sekda Way Kanan, Kirim Pemberitahuan Aksi ke Kejati Lampung

Selasa, 18 Maret 2025 - 08:11 WIB

TRAGIS !! GERBEK JUDI SABUNG AYAM TIGA POLISI TEWAS TERTEMBAK

Selasa, 18 Maret 2025 - 08:03 WIB

TRAGIS !! GERBEK JUDI SABUNG AYAM TIGA POLISI TEWAS TERTEMBAK

Rabu, 19 Februari 2025 - 19:06 WIB

Sempat Viral Kecelakaan Tunggal Mobil Durian di Jalinsum Way Kanan, Warga dan Sopir Sepakat Berdamai Hentikan Perkaranya

Rabu, 5 Februari 2025 - 07:51 WIB

Sepakat Berdamai, Polres Way Kanan Bersama Bapas Kelas II B dan UPT PPA Pemkab Way Kanan Serta Massa Aksi Unras Hentikan Perkara Pencurian Dua ABH di Polsek Way Tuba

Minggu, 28 Juli 2024 - 22:18 WIB

Sat Narkoba Polres Way Kanan Berhasil mengamankan Diduga Pelaku Peyalah Gunaan Narkotika.

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

HGU PT KIM Yang Bermasalah Dengan Masyarakat Resmi Ditutup

Selasa, 27 Jan 2026 - 13:02 WIB