Satgas Yonif 113/Jaya Sakti Beri Layanan Kesehatan dari Rumah ke Rumah di Kampung Engganengga

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 08:51 WIB

50406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAN JAYA — Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan. Melalui program “Jaya Sakti Sehat”, prajurit TNI dari pos Engganengga melakukan pelayanan kesehatan secara door to door atau dari rumah ke rumah di Kampung Engganengga, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Dengan membawa perlengkapan medis sederhana dan persediaan obat-obatan, personel Satgas secara langsung mendatangi warga untuk memeriksa kondisi kesehatan serta memberikan pengobatan ringan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025, sebagai bagian dari pendekatan humanis TNI dalam menjalankan tugas pengamanan di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua.

Upaya tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Jebu Bagau (40), salah satu tokoh masyarakat Kampung Engganengga, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran Satgas yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di berbagai aspek, termasuk kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kembali, Hj. Endah Rahmawati, SE Distribusikan Air Bersih di Wedung

“Dengan adanya pelayanan kesehatan dari bapak-bapak TNI, kami merasa lebih diperhatikan. Kami tidak perlu lagi berjalan jauh ke Pogapa untuk berobat. Ini sangat membantu,” ujar Jebu.

Menurutnya, kampung yang terletak jauh dari pusat layanan kesehatan mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses pengobatan yang cepat dan memadai. Kehadiran Satgas membawa harapan baru di tengah keterbatasan infrastruktur kesehatan.

Komandan Pos (Danpos) Engganengga, Letnan Dua Infanteri Santuso, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Satgas Yonif 113/JS yang mengedepankan pendekatan teritorial dan pembinaan masyarakat. Ia menyebut, kesehatan menjadi salah satu prioritas yang ditangani selain pendidikan dan keamanan.

“Kami ingin keberadaan kami di daerah ini membawa manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pelayanan dasar seperti kesehatan. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan baik antara Satgas dan warga,” kata Letda Santuso.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan door to door ini akan dilakukan secara berkala, tidak hanya di Kampung Engganengga, tetapi juga di kampung-kampung lain di Distrik Homeyo yang sulit diakses. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko penyakit dan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan.

Baca Juga :  Dari Rantau untuk Kampuang: IKLA RGS RIAU Salurkan Bantuan Rp112 Juta bagi Dunsanak Terdampak Bencana di Agam

Satgas juga mencatat adanya sejumlah keluhan umum dari warga, seperti infeksi saluran pernapasan atas, nyeri sendi, luka ringan, dan penyakit kulit. Setiap warga yang diperiksa akan dicatat dan dipantau perkembangannya pada kunjungan berikutnya. Apabila dibutuhkan penanganan lebih lanjut, Satgas juga telah bekerja sama dengan puskesmas dan tenaga kesehatan setempat.

Program “Jaya Sakti Sehat” menjadi bagian dari pendekatan nonmiliter dalam pelaksanaan tugas pengamanan daerah batas negara. Selain menciptakan rasa aman, Satgas juga mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan manusia di wilayah terpencil.

Dalam konteks Papua, pendekatan seperti ini bukan sekadar pelayanan sosial, melainkan juga upaya membangun kepercayaan dan menjembatani komunikasi antara masyarakat serta aparatur negara.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bupati Takalar DAENG MANYE dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif Bidang Ekonomi Daerah pada ajang Herald.ID Award 2025
Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud
Mantan Dansatpom Rsn Pekanbaru Letkol Pom I Gede Eka Santika, Promosi Jabatan Kolonel

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:53 WIB

Partai Cinta Negeri Usung Pendiri Sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri S.Pd.I., M.A., sebagai Capres RI 2029

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:17 WIB

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXlll/2025, Teguhkan Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Penyeimbang Kekuasaan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:14 WIB

DPP AKPERSI: Sobang Terancam Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:04 WIB

RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB