RSUD Cililin Diduga Lambat Tangani Pasien, Keluarga Keluhkan Penantian di UGD

Redaksi.

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 06:47 WIB

50299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barat,waspadaindonesia.com < > Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Bandung Barat, kembali menjadi sorotan. Keluarga pasien mengeluhkan lamanya waktu tunggu di Unit Gawat Darurat (UGD) setelah pasien dinyatakan akan dirawat inap. Sabtu,25/10

Menurut keterangan salah seorang anggota keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya, pasien tiba di UGD RSUD Cililin pada pukul 19.30 sampai pukul 23.10 dan telah melalui pemeriksaan awal. Dokter kemudian memutuskan pasien perlu dirawat inap. Namun, hingga dua jam lebih berselang, pasien masih berada di UGD dan belum dipindahkan ke ruang perawatan.

Baca Juga :  Henry Yosodiningrat: Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran Tidak Benar

“Kami sangat khawatir dengan kondisi keluarga kami. Sudah dua jam lebih menunggu di UGD, tapi belum ada kejelasan kapan akan dipindahkan ke kamar,” ujarnya dengan nada cemas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlambatan penanganan ini menimbulkan pertanyaan mengenai efisiensi dan kapasitas RSUD Cililin dalam melayani pasien. Keluarga berharap pihak rumah sakit dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat proses administrasi agar pasien segera mendapatkan perawatan yang optimal.

Baca Juga :  Pemulihan TNTN: Menhut, Gubernur, Kapolda, Pangdam XlX, Kajati Riau, Wamen ATR/BPN Saksikan Panumbangan Sawit 

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Cililin belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Kami akan terus berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

( tim investigasi)

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Panen Raya Padi Sawah di Kecamatan Mardingding Indikator Keberhasilan Pemulihan Dan Penguatan Jaringan Irigasi Kawasan Terdampak Banjir
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Ribuan ASN Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo Ikuti Apel Gabungan
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:11 WIB

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:58 WIB

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

Senin, 19 Januari 2026 - 21:59 WIB

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:29 WIB

Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:57 WIB

STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!

Berita Terbaru