KBB , Waspada indonesia . Com \\
Pelaksanaan proyek yang bersumber dari Bantuan Gubernur Jawa Barat di Desa Mandalasari,jalan stasion pareang Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menuai kritik keras dari masyarakat. Pekerjaan tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak mengacu pada spesifikasi teknis (spek) yang telah ditentukan dan papan anggaran pekerjaan pun tidak terpasang tidak ada ketransparansian publik
Pantauan di lapangan menunjukkan hasil pekerjaan yang terkesan tidak rapi, minim kualitas, serta diduga menggunakan material di bawah standar. Bahkan, meski pekerjaan belum lama selesai, kondisinya sudah menimbulkan tanda tanya besar terkait ketahanan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Ini jelas tidak sesuai harapan. Kalau seperti ini, seakan proyek hanya mengejar penyelesaian administrasi, bukan kualitas,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Bantuan Gubernur seharusnya menjadi solusi percepatan pembangunan desa dan meningkatkan pelayanan infrastruktur bagi masyarakat. Namun, dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan justru mencederai tujuan program dan menimbulkan persepsi buruk terhadap pengelolaan anggaran publik.
Warga mendesak agar pemerintah daerah, inspektorat, serta instansi pengawas terkait segera turun langsung melakukan audit fisik dan teknis. Mereka menilai perlu ada tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, termasuk penindakan terhadap pelaksana maupun pihak yang bertanggung jawab.
Selain itu, transparansi penggunaan anggaran dan keterbukaan informasi dinilai mutlak, agar dana bantuan pemerintah tidak menjadi ajang formalitas proyek tanpa memperhatikan mutu dan kebutuhan masyarakat desa.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Pemerintah Desa Mandalasari belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait dugaan pekerjaan Bantuan Gubernur yang tidak sesuai spesifikasi tersebut.
Team investigasi: LD

































