Tak Banyak Bicara, Bunda Salma Hadir dan Bekerja Nyata di Tengah Banjir Aceh Utara

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:55 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | ACEH UTARA — Di tengah bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh Utara, sosok Hj. Salmawati, SE, MM yang akrab disapa Bunda Salma hadir tanpa banyak bicara. Istri Gubernur Aceh ini memilih turun langsung ke lapangan, menyapa warga dan membagikan bantuan dengan sederhana, tanpa sorotan berlebihan.

Dalam satu hari, Bunda Salma mengunjungi tiga gampong terdampak, yakni Matang Baroh, Kuala Cangkoi, dan Kuala Keureuto, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Kehadiran Bunda Salma disambut antusias oleh masyarakat. Warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian merasa diperhatikan dan dikuatkan, bukan hanya oleh bantuan yang dibawa, tetapi juga oleh kehadiran langsung di tengah penderitaan mereka.

Baca Juga :  Aceh Creative Fest 2025 Tutup dengan Aksi Kemanusiaan, Donasi Terkumpul Rp207 Juta

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pengungsi bahkan menyampaikan harapan dan solusi langsung kepada Bunda Salma, yang didengarkan dengan penuh empati.

Bunda Salma dikenal sebagai sosok yang tidak banyak bicara di depan kamera. Ia lebih memilih bekerja dalam diam, mendatangi lokasi-lokasi terdampak setiap hari di daerah pemilihannya, Aceh Utara–Lhokseumawe.

Hampir tanpa henti, ia terus menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan longsor, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi semampunya.

Baca Juga :  PEMERINTAH ACEH DAN CEK BAKA TURUNKAN 2.5 TON IKAN UNTUK KORBAN BENCANA DIKAWASAN TENGAH

Sebagai Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh sekaligus anggota Komisi III DPRA, Bunda Salma menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat tidak harus selalu ditunjukkan dengan pidato panjang atau dokumentasi berlebihan.

Kerja nyata di lapangan, hadir bersama masyarakat, dan memberi solusi meski sedikit, itulah yang paling dibutuhkan saat bencana,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi. Kehadiran Bunda Salma pun menjadi simbol harapan dan kepedulian di tengah musibah yang masih menyisakan duka.

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:56 WIB

RIBUAN PELARI DITARGETKAN RAMAIKAN RIAU BHAYANGKARA RUN 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

WUJUDKAN POLRI PRESISI, POLSEK KAWASAN PELABUHAN BANTU PETANI LEWAT PROGRAM ‘POLISI CINTA PETANI’

Senin, 11 Mei 2026 - 17:31 WIB

KAPOLRES PERHATIAN RAJA PIMPIN TANAM JAGUNG PIPIL, LIBATKAN BPP DAN KADES HANGTUAH 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:21 WIB

KOMISI IX DPR RI DAN BBPOM PEKANBARU GELAR KIE KOSMETIK AMAN DI DESA SENDAYAN KAMPAR UTARA 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:32 WIB

AFRESIASI KALAPAS HUMANIS, DATUK SERI AFRIZAL CIK TITIP PESAN ADAT KE WBP SELATPANJANG 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:29 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru