Kupang, INFO_PAS – Segera setelah mengumandangkan janji setia dalam Apel dan Ikrar Bersama “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan” yang digelar serentak se-Indonesia pada Jumat pagi (8/5), Lapas Kelas IIA Kupang langsung membuktikan keseriusannya. Tak berlama-lama, jajaran petugas yang diperkuat oleh pasukan gabungan dari Polresta Kupang Kota, serta personel Kodim 1604 Kupang dan BNNK Kupang langsung bergerak melakukan penggeledahan di seluruh blok hunian warga binaan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Penggeledahan menyeluruh ini diwajibkan dilakukan di hari yang sama dengan pelaksanaan ikrar, sebagai langkah tegas untuk memastikan tidak ada lagi celah bagi barang-barang terlarang bersembunyi di balik tembok lembaga pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Wawan Irawan, yang turun langsung memimpin dan memantau jalannya operasi menegaskan bahwa razia ini adalah bukti nyata bahwa apa yang telah diucapkan dalam ikrar bukan sekadar kata-kata manis belaka. Menurutnya, tindakan ini menjadi garis batas tegas bahwa mulai saat ini, tidak ada tempat lagi bagi penyimpangan di lingkungan yang dipimpinnya.
“Kami baru saja berjanji dan bersumpah untuk membersihkan lembaga ini dari segala hal yang dilarang. Maka saat itulah kami harus bertindak nyata. Tidak ada penundaan, tidak ada kompromi. Kami ingin memastikan bahwa apa yang kami ucapkan tadi pagi benar-benar terwujud dalam kenyataan. Ini semua demi kebaikan kita bersama, demi menjamin keamanan dan keselamatan seluruh warga binaan maupun petugas yang bertugas,” tegas Wawan di sela-sela pemantauan.
Dukungan penuh juga datang dari aparat keamanan yang terlibat langsung dalam operasi ini. Perwakilan dari unsur TNI menyambut baik langkah tegas yang diambil oleh pihak Lapas. Ia menilai sinergitas yang terjalin saat ini menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari gangguan.
“Kami dari unsur TNI sangat mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang dilakukan oleh pimpinan dan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kupang. Langkah ini sangat strategis dan tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan bersinergi penuh dalam menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan lembaga pemasyarakatan ini benar-benar bersih, aman, dan kondusif sesuai harapan bersama,” ujar perwakilan Kodim 1604 Kupang.
Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dari pihak Kepolisian. Ia menegaskan bahwa keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan adalah tanggung jawab bersama, dan pihaknya siap selalu berada di garis depan untuk membantu penegakan hukum.
“Polisi mendukung sepenuhnya kegiatan operasi penggeledahan ini. Keamanan dan ketertiban di dalam lapas sangat berpengaruh pada keamanan masyarakat luas di luar sana. Oleh karena itu, kami siap selalu bersinergi, membantu pengamanan, serta melakukan penindakan hukum yang tegas jika ditemukan pelanggaran. Kita sama-sama bertanggung jawab menjaga agar tidak ada celah bagi barang terlarang masuk maupun beredar di sini,” ungkap perwakilan Polres Kupang Kota.
Setelah berlangsung selama beberapa jam dan memeriksa seluruh ruangan serta perlengkapan yang ada secara mendalam, tim pemeriksa akhirnya menyimpulkan hasil operasi tersebut. Kabar gembira sekaligus membanggakan disampaikan kepada seluruh pihak yang hadir: dari seluruh blok hunian yang diperiksa, tidak ditemukan satupun barang terlarang seperti telepon genggam, obat-obatan terlarang, senjata tajam, maupun benda lain yang dilarang dalam peraturan.
Meski hasilnya dinilai sangat memuaskan, Kalapas Wawan mengingatkan bahwa ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perubahan budaya kerja yang baru dan lebih baik. Ia menegaskan bahwa razia serupa akan terus dilakukan kapan saja, baik dijadwalkan maupun mendadak, sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan agar kondisi bersih ini dapat terus terjaga selamanya.
“Hasil hari ini membuktikan bahwa kita mampu melakukannya dengan baik, namun tantangan ke depan masih menanti. Jangan sampai kita merasa puas lalu kembali lengah. Mulai sekarang, pengawasan ketat harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja kita sehari-hari. Siapa pun yang melanggar aturan, pasti akan ketahuan dan akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Lapas ini harus tetap bersih, aman, dan terpercaya di mata masyarakat,” pungkasnya.(momo)





































