PWM Aceh–PWM Sumut Bersinergi Salurkan Bantuan UEA, A. Malik Musa: Solidaritas Muhammadiyah untuk Sumatra Bangkit

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 12:01 WIB

50201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com Banda Aceh — Sinergi kemanusiaan kembali ditunjukkan keluarga besar Muhammadiyah di Sumatra. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Hasyimsyah Nasution, memperkuat kerja sama penanggulangan bencana di wilayah Sumatra, khususnya untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Ketua PWM Aceh A. Malik Musa turut menyertai konferensi pers Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) Muhammadiyah Sumatera Utara yang digelar dalam rangka penyaluran bantuan logistik dari pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) kepada PWM Aceh.

Kehadiran pimpinan PWM Aceh dalam forum tersebut menegaskan kuatnya koordinasi lintas wilayah Muhammadiyah dalam memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, tepat, dan merata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, A. Malik Musa mengungkapkan bahwa proses sinergi ini bermula saat dirinya berada di Kuala Simpang dan bertemu dengan Ketua Poskorwil PWM Sumut, Irsan Ahmadi.

Pada kesempatan itu, Malik Musa menyampaikan permohonan agar sebagian bantuan beras dari UEA dapat dialihkan untuk membantu warga Aceh yang sedang menghadapi kondisi darurat. “Alhamdulillah, permohonan tersebut dikabulkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh

Usai kesepakatan tersebut, koordinasi langsung dilakukan secara cepat. Sore harinya rombongan bergerak ke Medan, dan keesokan pagi dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis.

Langkah cepat ini mencerminkan semangat Muhammadiyah dalam merespons bencana, tanpa berlarut pada prosedur yang menghambat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Secara resmi, permohonan bantuan tersebut juga tertuang dalam surat PWM Aceh bernomor 840/II.0/C/2025 yang ditujukan kepada PWM Sumatera Utara. Dalam surat itu dijelaskan bahwa bantuan kemanusiaan dari UEA berupa 30 ton beras disalurkan melalui Kementerian Dalam Negeri RI dan pendistribusiannya dipercayakan kepada Muhammadiyah.

PWM Aceh kemudian mengajukan permohonan tambahan alokasi sebanyak 10 ton beras untuk kebutuhan mendesak korban banjir dan longsor di Aceh.

Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) serta jaringan Pos Koordinasi Tanggap Bencana Muhammadiyah di berbagai daerah Aceh.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Jembatan Kuta Blang Sudah Bisa Dilalui, Kapasitas Maksimal 30 Ton

A. Malik Musa menegaskan, kolaborasi PWM Aceh dan PWM Sumut ini adalah wujud nyata ukhuwah dan kepedulian Muhammadiyah untuk Sumatra. “Kami ingin memastikan bahwa di saat rakyat tertimpa musibah, Muhammadiyah hadir, bersatu, dan bergerak bersama untuk meringankan beban mereka,” pungkasnya.

A. Malik Musa, menyampaikan bahwa meskipun pemerintah pusat belum menetapkan status bencana nasional, masih ada langkah strategis untuk menunjukkan kebersamaan antar anak bangsa.

Menurutnya, Presiden RI dapat menginstruksikan seluruh gubernur dan bupati/wali kota di Indonesia untuk bergotong royong membantu para korban bencana banjir dan longsor di Sumatra, khususnya di Aceh yang dinilai sebagai wilayah paling parah terdampak.

Malik Musa menegaskan, semangat solidaritas nasional sangat dibutuhkan agar beban masyarakat korban bencana dapat diringankan dan pemulihan berjalan lebih cepat melalui kebersamaan seluruh elemen bangsa. [Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51 WIB

Evakuasi Pemuda Tenggelam, Perjuangan Polsek Pulau Panggung dan Warga Empat Jam Lewati Jurang dan Hutan

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:26 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

DPP KAMPUD Meminta Majelis Hakim Rekomendasikan Di Sidang Korupsi PT LEB Penetapan Tersangka Lain

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:10 WIB

Realisasi DD Tahun 2025 Pekon Taman Sari Bermasalah : Jembatan Mangkrak, dan Anggaran Dana BUMDES Tidak Jelas

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:18 WIB

Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Berita Terbaru

ASAHAN

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:10 WIB