Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

hayat

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU — Hasil investigasi yang dilakukan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) terhadap Kios Berkah Lestari di Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, hingga kini dinilai belum memberikan kejelasan kepada publik maupun Dinas Pertanian setempat.

‎
‎Dinas Pertanian Pringsewu mengaku telah menerima tanggapan surat dari PIHC.
‎
‎” Namun, dalam surat tersebut hanya disebutkan bahwa telah dilakukan proses verifikasi dan validasi (verval) antara PIHC, distributor, dan pihak kios. Tidak ada lampiran rincian hasil verval yang bisa dijadikan dasar evaluasi maupun tindak lanjut.
‎
‎Kepala Dinas Pertanian Pringsewu saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh karena masih menunggu hasil detail verval dari PIHC.
‎
‎“Dari PIHC sudah menanggapi surat, namun hanya menyebutkan bahwa telah dilakukan verval antara PIHC, distributor, dan kios. Namun tidak melampirkan hasil verval tersebut secara rinci. Karenanya kami belum dapat menanggapi karena menunggu detail hasil verval,” ujarnya.
‎
‎“Iya, kami masih menunggu hasil verval mereka untuk langkah tindak lanjut.”
‎
‎Sementara itu, saat media mencoba mengonfirmasi Account Executive (AE) PT Pupuk Indonesia Holding Company, disampaikan bahwa hasil investigasi pekan lalu menyebutkan kelebihan harga merupakan hasil kesepakatan kelompok tani.
‎
‎“Hasil investigasi PIHC minggu lalu itu kelebihan hasil kesepakatan kelompok tani,” ungkapnya singkat.
‎
‎Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, berdasarkan investigasi awal yang dilakukan Dinas Pertanian bersama masyarakat dan media, ditemukan adanya penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Bahkan disebutkan tidak ada kesepakatan dari ketua kelompok tani terkait kelebihan harga tersebut, serta adanya dugaan penyimpangan distribusi pupuk subsidi.
‎
‎Perbedaan temuan antara investigasi lapangan dengan hasil versi PIHC memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi proses verval. Publik pun mempertanyakan alasan tidak dilampirkan nya hasil detail verifikasi tersebut kepada Dinas Pertanian sebagai instansi pengawas di daerah.
‎
‎Ada apa dengan hasil verval PIHC di Kios Berkah Lestari Pekon Sinar Baru Timur? Mengapa dokumen rinci belum dibuka secara transparan?
‎
‎Jika benar tidak ada kesepakatan resmi dari kelompok tani, maka klaim “kelebihan hasil kesepakatan” patut diuji secara terbuka demi menjaga kepercayaan petani terhadap sistem distribusi pupuk subsidi.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pertanian Pringsewu masih menunggu laporan detail dari PIHC untuk menentukan langkah lanjutan.
‎

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Tanggamus : Kasus Perampokan Gadis di Wonosobo Ternyata Rekayasa, Semua Cerita Dibuat Sendiri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Penanganan Lambat Dumas Terkait DD dan Dana BUMDes Pekon Taman Sari Pugung: Ada Apa Dengan Inspektorat?

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita
Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
Kapolres Tanggamus Tinjau Penanaman Kedua Bawang Putih di Pekon Ngarip dan Ngobarmas di Sukamaju
Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis dan 3 Kru kepada Nelayan Pesisir
Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:54 WIB

26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru