Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

hayat

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU — Hasil investigasi yang dilakukan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) terhadap Kios Berkah Lestari di Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, hingga kini dinilai belum memberikan kejelasan kepada publik maupun Dinas Pertanian setempat.


‎Dinas Pertanian Pringsewu mengaku telah menerima tanggapan surat dari PIHC.

‎” Namun, dalam surat tersebut hanya disebutkan bahwa telah dilakukan proses verifikasi dan validasi (verval) antara PIHC, distributor, dan pihak kios. Tidak ada lampiran rincian hasil verval yang bisa dijadikan dasar evaluasi maupun tindak lanjut.

‎Kepala Dinas Pertanian Pringsewu saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh karena masih menunggu hasil detail verval dari PIHC.

‎“Dari PIHC sudah menanggapi surat, namun hanya menyebutkan bahwa telah dilakukan verval antara PIHC, distributor, dan kios. Namun tidak melampirkan hasil verval tersebut secara rinci. Karenanya kami belum dapat menanggapi karena menunggu detail hasil verval,” ujarnya.

‎“Iya, kami masih menunggu hasil verval mereka untuk langkah tindak lanjut.”

‎Sementara itu, saat media mencoba mengonfirmasi Account Executive (AE) PT Pupuk Indonesia Holding Company, disampaikan bahwa hasil investigasi pekan lalu menyebutkan kelebihan harga merupakan hasil kesepakatan kelompok tani.

‎“Hasil investigasi PIHC minggu lalu itu kelebihan hasil kesepakatan kelompok tani,” ungkapnya singkat.

‎Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, berdasarkan investigasi awal yang dilakukan Dinas Pertanian bersama masyarakat dan media, ditemukan adanya penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Bahkan disebutkan tidak ada kesepakatan dari ketua kelompok tani terkait kelebihan harga tersebut, serta adanya dugaan penyimpangan distribusi pupuk subsidi.

‎Perbedaan temuan antara investigasi lapangan dengan hasil versi PIHC memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi proses verval. Publik pun mempertanyakan alasan tidak dilampirkan nya hasil detail verifikasi tersebut kepada Dinas Pertanian sebagai instansi pengawas di daerah.

‎Ada apa dengan hasil verval PIHC di Kios Berkah Lestari Pekon Sinar Baru Timur? Mengapa dokumen rinci belum dibuka secara transparan?

‎Jika benar tidak ada kesepakatan resmi dari kelompok tani, maka klaim “kelebihan hasil kesepakatan” patut diuji secara terbuka demi menjaga kepercayaan petani terhadap sistem distribusi pupuk subsidi.

‎Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pertanian Pringsewu masih menunggu laporan detail dari PIHC untuk menentukan langkah lanjutan.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Merespon Pondasi Jembatan Yang Ambrol PUPR Lakukan Peninjauan ke Lokasi  

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Serap Aspirasi Masyarakat Dapil V M. Rangga Putra Hakim Menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026

Berita Terkait

Inspektorat Kabupaten Tanggamus Sudah Mulai Memeriksa Pekon Taman Sari Yang Diduga Mark Up Anggaran Dana Desa 
Lapas Kotaagung Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Peringati HBP ke-62
Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong
Inflasi Tanggamus 3,48 Persen, Harga Pangan Stabil tapi Cabai Mulai Naik
Dua perawat Puskesmas Martanda, Pematang Sawa, Tanggamus saat mendampingi pasien yang akan melahirkan mengarungi lautan teluk semaka menuju rumah sakit
Sebuah Kapal Motor Penumpang KM Kurnia Mengalami Kerusakan Mesin Saat Berlayar Di Perairan Teluk Semaka
LAPORAN : Dugaan Markup Dana Desa dan BUMDes Pekon Taman Sari Pugung Menggantung, Kinerja Inspektorat Tanggamus Dikritik
Polsek Pulau Panggung Identifikasi Balita Tenggelam di Kolam Penampungan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:53 WIB

Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:07 WIB

Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB

LSM Amunisi Desak Kejati Lampung Periksa Kadiskes Pesisir Barat Terkait Dugaan Indikasi KKN dalam Realisasi Anggaran 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

Ketua DPRD Pesisir Barat Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Undangan Pertama di Pelantikan PAW

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:22 WIB

DPC Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Resmi Berdiri di Kabupaten Pesisir Barat

Senin, 22 September 2025 - 12:51 WIB

LSM SIMULASI Lampung Soroti Dugaan Kecurangan Rp 12 Miliar di Dinas Kesehatan Pesisir Barat

Berita Terbaru

DAERAH

Praktik Pengoplosan Gas LPG Subsidi Dibongkar Polda Babel

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:13 WIB