Azilul Nazirna Tiro mendesak Lembaga Internasional evaluasi total kebrutalan TNI-POLRI Dalam Mengamankan Masa Rombongan Kemanusiaan dan Pawai Bendera Bintang Bulan

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:26 WIB

50973 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Banda Aceh — Azilul Nazirna Tiro sepaku pemimpin penggerak Aksi Kemanusiaan dan Pawai Bendera Bintang Bulan ke Aceh Timur dan Aceh Tamiang tanggal 25 Desember 2025 mendesak Bandan Internasional dan Amnesti internasional termasuk pemerintah Aceh untuk mengevaluasi total pihak TNI-Polri karena telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) Berat dalam membubarkan masa rombongan secara brutal dan biadab dengan menggotong senjata, memukul, mengeroyok serta menodong senjata kepada pihak sipil. Jelas-jelas ini melanggar peraturan perundangan-undangan.

Kemudian saya mewakili seluruh bangsa Aceh tidak akan memaafkan atas perilaku biadab ini. Kita akan membawa ini ke ranah hukum internasional. TNI dan Polri telah melakukan tindakan salah hukum dan penyalahgunaan kekuasaan (Abuse Of Power).

Baca Juga :  Sambut Baik Kehadiran Negara Secara Penuh Dalam Pemulihan Pasca Banjir Bandang Sumatera

Kami meminta kepada TNI Polri harus bertanggung jawab total atas korban-korban. Permasalahan ini tidak selesai dengan permintaan maaf. Walaupun pada malam itu saya sempat di paksa untuk di suruh klarifikasi bahwa masalah itu telah selesai. Jika tidak maka masalah ini akan di perpanjang sehingga memakan lebih banyak korban. Atas pertimbangan pihak panitia maka secara terpaksa kami mengeluarkan pernyataan tersebut guna kemaslahatan massa rombongan.

Baca Juga :  Didampingi 16 Pengacara, Ketum PAS Akhyar Kamil Laporkan Dugaan Penghinaan terhadap Aceh ke Mabes Polri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami mengecam pemerintah Republik Indonesia dan mempertanyankan sajauh mana mereka komit dalam menjaga perdamaian di Aceh. Walaupun di sampaikan tidak ada negara dalam negara tapi ingat kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa (Self Determination Right-Piagam PBB). Jika perdamaian ini hanya di untungkan sebelah pihak dengan tidak mengindahkan dan merealisasikan seluruh butir-butir perjanjian, maka permasalahan ini akan terus berlanjut kami akan menggasak Revolusi Aceh Merdeka![Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51 WIB

Evakuasi Pemuda Tenggelam, Perjuangan Polsek Pulau Panggung dan Warga Empat Jam Lewati Jurang dan Hutan

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:26 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

DPP KAMPUD Meminta Majelis Hakim Rekomendasikan Di Sidang Korupsi PT LEB Penetapan Tersangka Lain

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:10 WIB

Realisasi DD Tahun 2025 Pekon Taman Sari Bermasalah : Jembatan Mangkrak, dan Anggaran Dana BUMDES Tidak Jelas

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:18 WIB

Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Berita Terbaru

ASAHAN

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:10 WIB