Waspadaindonesia.com | ACEH — Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh menyambut baik kehadiran negara secara penuh dalam proses pemulihan dan penyelenggaraan tahapan pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Ketua PBN Aceh, Drs. Isa Alima, menegaskan bahwa pengerahan alat berat, personel lintas sektor, serta dukungan langsung dalam pembersihan dan pemulihan perkampungan masyarakat beserta sarana dan prasarana publik adalah langkah positif yang patut diapresiasi.
“Negara tidak boleh hadir setengah-setengah. Yang kita lihat hari ini adalah sinyal baik: alat berat turun, personel negara bergerak, dan masyarakat tidak dibiarkan sendiri menghadapi lumpur dan puing,” ujar Isa Alima, Senin (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus pada Pemulihan Fisik dan Ekonomi Masyarakat
PBN menekankan bahwa pemulihan fisik harus berjalan seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat, terutama bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir bandang. Selain itu, penyediaan hunian sementara (huntara) menjadi kebutuhan mendesak, mengingat Bulan Suci Ramadhan sudah di ambang pintu.
Pentingnya Ketersediaan Pangan dan Layanan Kesehatan
PBN juga menekankan pentingnya ketersediaan pangan dan layanan kesehatan di lokasi pengungsian. Kedua unsur tersebut dinilai sebagai penopang utama keberlangsungan hidup masyarakat yang kini berada dalam kondisi rentan.
Apresiasi Semangat Gotong Royong dan Kolaborasi
Dalam kesempatan itu, Isa Alima juga menyoroti semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh berbagai elemen bangsa. Kolaborasi TNI–Polri, ASN, masyarakat, serta para relawan kemanusiaan disebut sebagai kekuatan utama dalam percepatan pembersihan dan pemulihan pascabencana.
“Gotong royong adalah mesin canggih bangsa ini. Ketika TNI, Polri, ASN, rakyat, dan relawan bergerak bersama, tidak ada lumpur yang terlalu berat untuk disingkirkan,” ujarnya.
PBN berharap kehadiran negara yang utuh ini tidak berhenti pada masa darurat, tetapi terus berlanjut hingga masyarakat benar-benar pulih, berdiri kembali, dan melanjutkan hidup dengan harapan yang lebih kuat dari sebelumnya. [Redaksi]



































