Jakarta, SMA Islam Al-Azhar BSD@Cileungsi melaksanakan kegiatan audiensi sekaligus pembekalan persiapan keberangkatan delegasi siswa dalam program pertukaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) ke Jepang. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Padjajaran, Gedung B DPD RI, Senayan, Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, selaku Senator Muda DPD RI, serta Rafliansyah, selaku utusan anak muda Kementerian Luar Negeri. Turut hadir dan memberikan dukungan dari pihak yayasan dan sekolah, yaitu Ir. H. Prasodjo, T.E. selaku Pengurus Yayasan Muslim Bumi Serpong Damai, Agus Salim Hakim, M.Pd. selaku Wakil Ketua Pelaksana Harian Yayasan Muslim Bumi Serpong Damai, serta Abdul Jawad, M.Pd. selaku Kepala SMA Islam Al-Azhar BSD@Cileungsi. Acara dipandu oleh moderator Mohamad Afif Dzulqifli.
Pembekalan ini diikuti oleh 29 siswa, yang terdiri dari siswa delegasi ke Jepang dan pengurus OSIS. Melalui forum ini, para siswa dibekali wawasan kebangsaan, etika sebagai delegasi, serta perspektif diplomasi dasar sebagai bekal membawa nama baik sekolah dan Indonesia selama mengikuti program STEM di Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ir. H. Prasodjo, T.E. menegaskan bahwa generasi Al-Azhar dipersiapkan untuk menjadi cendekiawan Muslim yang berpikiran global. Ia menyampaikan bahwa Al-Azhar telah memiliki program pertukaran pelajar yang menjangkau berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia, Eropa, hingga benua Amerika, sebagai bagian dari upaya membentuk karakter unggul, memperluas wawasan, serta meningkatkan daya saing siswa di tingkat internasional.

Pada sesi pembekalan, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega menyampaikan pesan bahwa siswa yang mengikuti program pertukaran pelajar tidak hanya mewakili SMA Islam Al-Azhar, tetapi juga mewakili wajah Indonesia di mata dunia. Karena itu, delegasi diharapkan mampu menjaga sikap, menunjukkan keteladanan, serta membawa nilai-nilai kebaikan dan identitas bangsa dalam setiap interaksi di luar negeri.
Sementara itu, Rafliansyah menekankan pentingnya kepercayaan dalam diplomasi melalui prinsip “trust is earned”, bahwa kepercayaan harus dibangun melalui integritas, konsistensi, dan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab sebagai delegasi. Ia juga mendorong para siswa untuk berani mengutarakan pendapat di forum internasional, sekaligus mengingatkan agar senantiasa mengutamakan adab ketika berada di negeri seberang. Rafliansyah yang juga merupakan Founder SiPalingHIMedia menegaskan bahwa keberanian menyampaikan gagasan harus berjalan seiring dengan etika, penghormatan terhadap budaya, serta kemampuan membawa diri dengan baik. Kegiatan ini turut didukung oleh Monde Travel sebagai mitra global yang mendampingi sekolah dalam membawa siswa berprestasi memperoleh pengalaman dan eksposur di kancah internasional.
Kegiatan audiensi dan pembekalan ini menjadi bagian dari langkah sekolah dalam menyiapkan delegasi secara menyeluruh baik dari sisi pengetahuan, mental, maupun karakter agar para siswa dapat mengikuti program STEM di Jepang secara optimal. (red)



































