Waspadaindonesia.com | Aceh Singkil — Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun, bersilaturahmi sekaligus ngopi bareng dengan Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. M. Isa Alima, dalam suasana santai namun penuh diskusi konstruktif.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling berbagi pandangan terkait berbagai isu strategis, terutama penanganan pascabanjir di Kabupaten Aceh Singkil. H. Amaliun menyampaikan bahwa penanganan pascabencana perlu disetarakan dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) serta pemulihan ekonomi masyarakat, meskipun kondisi banjir di Aceh Singkil tidak separah beberapa kabupaten lain di Aceh.
“Penanganan pascabanjir kiranya dapat disetarakan dalam pelaksanaan rehab-rekon dan pemulihan ekonomi masyarakat, walaupun Aceh Singkil tidak terdampak separah daerah lainnya,” ujar H. Amaliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, H. Amaliun menyoroti pentingnya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir. Ia menyebutkan bahwa pulau yang sebelumnya sempat diperdebatkan dengan Sumatera Utara dan kini telah sah kembali menjadi bagian Aceh, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari.
“Pulau tersebut perlu diberdayakan menjadi kawasan wisata bahari yang mampu menyerap tenaga kerja serta menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir,” tambahnya.
Sementara itu, Isa Alima menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan yang disampaikan Ketua DPRK Aceh Singkil tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya strategis dan visioner dalam mendorong pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
Isa Alima juga berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat segera merealisasikan gagasan tersebut, mengingat Ketua DPRK merupakan representasi aspirasi masyarakat Aceh Singkil yang jumlahnya mencapai lebih dari 140 ribu jiwa.
“Kami berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera merespons dan merealisasikan gagasan ini demi kesejahteraan masyarakat Aceh Singkil,” ujar Isa Alima.[Redaksi]
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal sinergi yang kuat antara legislatif dan pemerhati kebijakan publik dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan pemulihan ekonomi masyarakat Aceh Singkil.

































